oleh

Polres Tapsel Bekuk Pria Pemilik Satu Pucuk Senjata Api Rakitan Berikut Amunisi

-SUMUT, TABAGSEL-53 views

EKSISNEWS.COM, Tapanuli Selatan – Team Opsnal Satreskrim Polres Tapsel ,Sumatera Utara.mengamankan seorang pria yang memiliki senjata api rakitan jenis pistol,pria berinisial RRS (32) warga desa sumuran kecamatan Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan tersebut diamankan karena terbukti memiliki senjata api tanpa izin.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj.SH.SIK.MH Pada konferensi Pers Prihal Pelaku yang memiliki senjata api genggam rakitan,Rabu (19/1/21).

Dalam keterangannya,(R) diamankan pada tanggal 19/1 sekira pukul 01.00 wib oleh team sat Reskrim Tapsel di desa Hapesong kecamatan Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan.

“Dimana telah diamankan satu orang pelaku (R) karena tanpa hak memiliki senjata api genggam rakitan ,penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa pelaku seorang warga sipil yang diduga menguasai senjata api genggam”.

Menindaklanjuti informasi tersebut kemudian dilakukan penyelidikan yang akhirnya oleh team opsnal Satreskrim Polres Tapsel berhasil ditangkap sewaktu duduk-duduk di salah satu warung disamping pos lantas desa Hapesong kecamatan Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan.

Saat digeledah dan hasil interogasi RRS menerangkan benar menguasai,membawa,mempunyai,memiliki senjata api jenis pistol dengan amunisi semula (5) butir saat didapat terakhir (4) butir,dimana senjata api rakitan tersebut dibeli oleh RRS dari seseorang laki-laki yang berinisial ” A” sebesar Rp.1.000.000 ( satu juta rupiah) pada awal bulan Desember 2021di Batang Toru kabupaten Tapanuli Selatan dalam keterangannya saat diwawancarai Kapolres di hadapan awak media.

Selain mengamankan pelaku,turut disita barang bukti (BB) berupa satu pucuk senjata api genggam rakitan dengan (4) butir amunisi.

Pelaku diduga melanggar pasal 1 ayat (1) UU No.12 Tahun 1951 dengan unsur-unsur : Barangsiapa tanpa hak,menguasai,membawa,mempunyai,memiliki suatu senjata api,amunisi atau suatu bahan peledak,diancam hukuman dengan Hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya 20 Tahun. (ENC-P.Hsb)

Komentar

Baca Juga