191 Peserta Ikuti Lomba LKS SMK Tingkat Deli Serdang

PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) merupakan salah satu wujud nyata merdeka belajar yang diberikan sekolah secara mutlak kepada siswa untuk meningkatkan kwalitas pendidikan disatuan masing-masing.

 Hal itu disampaikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Lubuk Pakam Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara August Sinaga ketika membuka Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2020 di SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan, Jalan Kolam Senin (9/3/2020).

 Dikatakannya, setiap tahunnya dilaksanakan LKS berjenjang mulai tingkat kabupaten, pro
vinsi, nasional, bahkan dunia. Menurut August, kegiatan ini harus dapat digunakan sebagai momen untuk melakukan sebuah perbaikan kinerja mulai level cabang dinas sampai tingkat satuan pendidikan. Hal ini dilakukan agar kegiatan tersebut tidak bersifat seremonial dan rutinitas akan tetapi harus menghasilkan program inovasi.

 Dari konteks regulasi merdeka belajar, lanjut, August, kepala sekolah diberi tugas untuk memimpin satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan kompetensi, mutu satuan pendidikan sehingga kepala sekolah tidak diberi jam mengajar. kepala sekolah fokus menjadi seorang supervisor, manajer dan kepala sekolah harus melakukan pengembangan kewirausahaan untuk menciptakan siswa menjadi seorang entrepreneur.

Kewenangan penuh yang diberikan kepada kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan, maka skil dan gaya seorang kepala sekolah haruslah berubah.

“Merdeka belajar yang tidak kalah pentingnya adalah ketika satuan pendidikan memberikan ruang dan waktu kepada anak untuk menggali potensi dalam mengikuti kompetisi seperti yang dilaksanakan ini. 

Merdeka belajar adalah hak anak mengikuti setiap kegiatan yang bersifat kompetisi sebab itu merupakan bagian proses yang tidak main-main,” tegas August Sinaga.

Sementara itu, Ketua Panitia LKS SMK Tingkat Kabupaten Deliserdang tahun 2020 Drs Kasni MPd, dalam laporannya menjelaskan LKS ini berlangsung sampai 12 Maret 2020  diikuti 191 peserta dari 49 satuan pendidikan negeri dan swasta dengan tujuan sebagai ajang menggali potensi dan memotivasi siswa SMK untuk mampu berkompetisi secara sportif, siap latih dan siap kerja serta dapat berprestasi di tingkat provinsi, nasional maupun internasional.

Sedangkan mata lomba terdiri dari 12 mata lomba meliputi SMK kelompok teknologi rekayasa, bisnis manajemen, tehnologi informatika komputer dan kelompok pariwisata.

“Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter menghadapi era digitalisasi,” pungkasnya. (  Enc Akhmad )

Comments are closed.