Walikota Medan Diinggatkan Usulan RP APBD 2019 Tak Sekedar Tulisan Indah
MEDAN, Eksisnews.com – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDI Perjuangan) mengingatkan kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin terhadap sejumlah pogram kerja yang diusulkan , bukan hanya sekedar tulisan indah yang dicatatkan dalam buku Rancangan Perubahan (RP) APBD TA 2019.
“Fraksi kami sangat tidak setuju dan prihatin bila program kerja yang diusulkan hanya berupa tulisan indah di buku P APBD 2019 ini,” kata Hj Umi Kalsum SH selaku juru bicara dari FPDIP dalam acara pemandangan umum fraksi tentang P APBD TA 2019, Rabu (7/8/2019) di ruang rapat paripurna DPRD Medan.
Karena, harapan masyarakat melalui pengusulan P APBD 2019 ini, terangnya, ada hal positif seperti kondisi jalan yang bagus dan mulus, genangan air tdak ditemukan, sampah tidak berserakan, lampu penerangan jalan umum akan pebih banyak menyala, pelayanan kesehatan, pendidikan dan pelayanan administrasi kependudukan benar-benar gratis dan mudah di peroleh.
Lebih lanjut, disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Medan ini, fraksinya mempertanyakan khususnya untuk belanja tidak langsung terutama untuk pos belanja pegawai yang peningkatan sebesar Rp69,03 miliar lebih, sementara untuk belanja langsung yaitu pos belanja barang dan jasa justru mengalami penurunan sebesar Rp145,48 miliar lebih.
“Untuk yang ini kami pertanyakan, belanja barang dan jasa apa saja yang dibatalkan atau ditunda pada perubahan P APBD TA 2019 ini.”serunya.
Terkait, Kota Medan yang rawan banjir, FPDIP mengingatkan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini melalui Dinas Bina Marga terhadap pentingnya perawatan , pemeliharaan dan pembersihan drainase secara terus menerus untuk menghindari banjir.
“Kami usulkan supaya segera dilakukan perbaikan dan pembangunan drainase dan gorong-gorong terutama didaerah-daerah seperti Kecamatan Medan Baru, Medan Johor, Medan Amplas, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Deli, Medan Belawan, Medan Helvetia, Medan Barat, Medan Timur dan sejumlah kecamatan lainnya.(ENC-2)
Comments are closed.