MEDAN, Eksisnews.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi harus turun langsung ke lokasi jalan provinsi Perdagangan-Siantar yang rusak parah di kawasan simpang Kalvin Desa Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) kepada Eksisnews.com diminta tanggapannya banyaknya keluhan warga terkait jalan provinsi provinsi yang rusak parah khususnya di kawasan simpang Kalvin Desa Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.
Menurut Azhari, dengan turunnya Edy Rahmayadi ke lokasi jalan yang rusak parah tersebut akan membuat hati masyarakat terhibur, karena salama ini harus merasakan pil pahit dengan keadaan jalan rusak parah yang selalu mereka lalui.
“OPD (organisasi perangkat daerah), KUPT daerah, juga perlu tahu bahwa Gubsu Edy Rahmayadi ternyata memang sangat peduli dan inten terhadap keluhan warga, ditambah lagi ada sekolah dasar negeri yang harus menerima dampak jalan rusak tersebut dengan sedikitnya murid baru 2019 yang masuk ke SD tersebut.
OPD dan KUPT juga perlu kerja keras agar selalu mendengar keluhan warga, sehingga komitmen Gubsu Edy Rahmayadi untuk menata kota dan membangun desa yang sering digaungkan akan terlaksana dengan baik,” ujar Azhari.
Azhari juga mengharapkan kepada masyarakat untuk dimengerti bahwa Pemprovsu di bawah pimpinan Edy Rahmayadi dan wakilnya Musa Rajekshah pada tahun 2019 tengah menyusun progres untuk pembangunan di Sumatera Utara.
“Dan hasil dalam progres tersebut bisa dirasakan masyarakat pada tahun 2020 nanti, mari kita percayakan kepemimpinan mereka,” katanya.
Kondisi jalan provinsi Perdagangan-Siantar yang rusak parah khususnya di kawasan Simpang Kalvin Desa Kerasaan Rejo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun menuju Siantar terlihat seperti kubangan kerbau jika datang hujan.
Pantauan Eksisnews.com Senin (19/08/2019) pengendara sepada motor dan roda empat harus ekstra hati-hati jika melintasi jalan di kawasan ini. Banyak Lobang besar yang selalu mengintai dan tidak sedikit kendaraan yang terperosok karena jalan yang rusak parah tersebut.
Mirisnya lagi, di kawasan tersebut ada sekolah dasar negeri yang hanya mendapatkan murid baru tahun ajaran 2019 hanya belasan orang saja.
Hal tersebut dikarenakan kondisi jalan yang rusak parah di depan gerbang sekolah dasar tersebut sehingga orang tua murid enggan menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
Kadis Bina Marga Sumut saat ini Efendi Pohan saat dikonfirmasi Eksisnews.com mengatakan bahwa pengaspalan jalan Perdagangan-Siantar akan dikerjakan tahun 2019 ini.
” Sdh di cek…tahun ini dikerjakan …. siantar – perdagangan..proses mobilisasi,” ujar Efendi Pohan dalam pesan WhatsApp-nya kepada Eksisnews.com Selasa (20/08/2019). (ENC- Din)

Comments are closed.