Electrifying Lifestyle PLN Dukung Wisata Kelas Dunia Bahari di Nias

“Hal ini tentunya sangat memerlukan dukungan tenaga listrik kita untuk menggenjot promosi Nias di mata dunia,” kata Manajer Komunikasi PLN Wilayah Sumatera Utara, Rudi Artono, Selasa (10/9/2019).

Dikatakannya, mendukung Sumatera Utara menjadi destinasi pariwisata dan investasi adalah komitmen bersama PLN dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)  yang dibangun bersama sejak 1 Oktober 2018 lalu dalam meningkatkan roda ekonomi dengan mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, baik di kota, desa, bahkan pulau terdepan sekalipun.

Tentunya semua hal yang berkaitan dengan pariwisata dan investasi akan menjadi prioritas PLN dalam memberikan tenaga listrik sebagai kebutuhan utama pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Dalam memberikan dukungan tersebut, PLN tentunya meningkatkan infrastruktur dan ketersediaan tenaga listrik dengan melakukan beberapa hal seperti upgrade kabel Hantaran Udara Tenaga Menengah (HUTM) sepanjang 8,3 kms, pembangunan HUTM dan Trafo pada beberapa lokasi seperti di Lapangan Orarusa, Aula BNKP, Pelabuhan Baru dan Sorakhe, serta pembangunan Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) sepanjang 7,7 kms di kota Teluk Dalam dan Pantai Sorake. 

Selain itu, PLN juga menyediakan 15 Unit Genset dan 10 Unit UPS pada setiap lokasi acara tersebar di Kab.Nias Selatan, Kota Gunungsitoli, Kab.Nias Barat, Kab.Nias dan Kab. Nias Utara.

Kehandalan listrik juga sudah ditingkatkan PLN melalui pembangunan transmisi 70KV, yang mengirim aliran listrik dari Gunung Sitoli menuju Teluk Dalam. Dengan jaringan sepanjang 192,8 kms dan jumlah tower 402 set, jaringan transmisi 70kV ini diperkuat melalui Gardu Induk Gunung Sitoli (2 x 30 MVA) dan Gardu Induk Teluk Dalam (1 x 30 MVA), yang merupakan realisasi dari yang digroundbreaking Presiden Joko Widodo 17 Agustus 2016 agar masyarakat di Pulau Nias dapat menikmati aliran listrik yang lebih handal.

Semua ini dilakukan agar Nias dapat menjadi ‘Bali’ versi Sumut yang akan semakin meningkatkan perekonomian dan mengembangkan pola berbisnis masyarakat yang berfokus pada potensi wisata yang tidak kalah dari destinasi bahari lainnya di Indonesia. Selain situs berselancar, Nias juga memiliki potensi wisata lainnya seperti wisata hutan mangrove, flora dan fauna, kesenian, dan sebagainya, yang tentunya siap didukung oleh PLN melalui peningkatan infrastruktur tenaga listrik di Tano Niha.(ENC-2)

Comments are closed.