Ini Dilakukan SDN 101911 Sidodadi Jadi Sekolah Adiwiyata Mandiri
DELISERDANG, Eksisnews.com – Untuk menjadi calon sekolah adiwiyata mandiri (CSAM), tidaklah gampang. Sebab banyak tantangan dan perjuangan yang harus dilalui agar bisa menjadi Sekolah Adiwiyata.
Sebagaimana hal itu diungkapkan Kepala Sekolah SD Negeri 101911 Sidodadi Pagar Merbau, Swartini S.Pd saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/10/2019). Salah satu dari sekolah yang terdaftar di Kabupaten Deli Serdang untuk menjadi CSAM dan pernah menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional pada Tahun 2017, kata Swartini, banyak persyaratan yang harus dipenuhi oleh SD Negeri 101911 Sidodadi Pagar Merbau agar bisa masuk menjadi CSAM.
“Diantaranya, wajib membina minimal 6 sekolah binaan di kecamatan setempat atau boleh juga sekolah dari kecamatan lain. Dimana sekolah binaan tersebut adalah sekolah yang belum menjadi sekolah Adiwiyata dan harus dibina hingga mendapat penghargaan dari Bupati Deliserdang,” sebutnya.
Lebih jauh Swartini menjelaskan bahwa dari 6 sekolah yang sudah dibina oleh SDN 101911 Sidodadi, semuanya telah menjadi sekolah Adiwiyata Kabupaten di Tahun 2019 dan menerima perghargaaan dari Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan pada Peringatan Hari Lingkunan Hidup Deliserdang di Desa Taduken Raga, Kec. STM Hilir.
Selain itu, sambungnya, sekolah juga harus memiliki prestasi yang mendukung untuk menjadi CSAM. Diantaranya SDN 101911 Sidodadi pernah memperoleh penghargaan Kantin Sehat Bintang satu dari BPOM pada tahun 2018. Dimana kantin sekolah tidak lagi menjual makanan yang mengandung pewarna, pemanis buatan, pengenyal, pengawet , dan penyedap rasa.
Kemudian lagi, prestasi siswa SDN 101911 Sidodadi pernah mendapat penghargaan peringkat terbaik ke-2 dalam Lomba Pengetahuan Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi Sumatera Utara dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup di Sibolangit di Tahun 2017 lalu.
“Selain itu, SDN 101911 Sidodadi juga pernah menerima penghargaan peringkat terbaik ke-2 pada Lomba Pengetahuan Lingkungan Hidup Tingkat Kabupaten Deliserdang dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup pada Tahun 2018 dan Tahun 2019,” ungkapnya.

Hal ini, kata Swartini, tidak terlepas dari kerjasama warga sekolah baik Kepala Sekolah, Tenaga Pendidik dan Non Kependidikan, Komite Sekolah serta Orangtua Siswa. Swartini pun mengatakan bahwa para orangtua siswa yang tergabung dalam Paguyuban Sekolah sangat memberi dukungan penuh, dengan terlibat langsung dalam merawat tanaman sekolah, menanam bunga, menyiram tanaman.
“Selain itu, paguyuban juga turut serta dalam pengembangan Apotek Hidup Sekolah dengan cara menyumbangkan bibit tanaman Jahe kepada sekolah,” bebernya.
Ketua Pengembangan Kebijakan Berwawasan lingkungan Program Adiwiyata SDN 101911 Sidodadi Pagar Merbau, Yatini S.Pd menambahkan, untuk bisa kembali masuk sebagai CSAM, SDN 101911 Sidodadi juga sudah memiliki sosial media (Sosmed) untuk dapat mempromosikan keindahan dan kebersihan di SDN 101911 Sidodadi.
“Jadi yang kita promosikan di Sosmed itu seperti kegiatan sehari-hari dalam merawat lingkungan serta prestasi yang pernah diraih oleh sekolah maupun siswa,” ucap Wali kelas 3 SDN 101911 Sidodadi Pagar Merbau ini.
Adapun Sosmed yang dimiliki oleh SDN 101911 Sidodadi, yakni Facebook sekolah (SDN 101911 Sidodadi Pagar Merbau), instagram (sdn101911sidodadi), Youtube Channel (SDN101911SIDODADI PAGAR MERBAU), Situs Blog (https://sdn101911sidodadi.wordpress.com), Group WhatsApp Adiwiyata (Temu Mesra Bertuah), Group WhatsApp Kepala Sekolah (KA SD Kabupaten Deliderdang), dan Group WhatsApp Kecamatan (KA.UPT Kec. Pagar Merbau).
“Karena lingkungan sekolah yang nyaman, guru-guru pun sering melakukan pengayaan dan pembelajaran di luar Kelas dan di Lingkungan Sekitar Sekolah seperti melakukan pembelajaran dengan melakukan wawancara kepada pengusaha bibit tanaman tentang bagaimana cara perawatan dan pengembangbiakan tanaman, melakukan wawancara kepada pengusaha bibit ikan tentang cara mengembangbiakkan ikan dan pemanfaatan lahan kosong disekitar rumah,” paparnya.
Lebih lanjut Yatini mengatakan, semua yang dilakukan SDN 101911 Sidodadi Pagar Merbau berkat adanya dukungan penuh dari Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup bersama Bapak Pengggiat Lingkungan (Paris Sembiring) yang sering memberikan sosialisasi melakukan pembinaan dan memberikan motivasi serta semangat pada sekolah calon Adiwiyata Mandiri untuk terus berbuat dan memperbaiki kekurangan di lingkungan sekolah.
“Selain dukungan moral, Dinas pendidikan juga memberikan bibit pohon dan bunga kepada sekolah-sekolah yang ada di Deliserdang. Dengan adanya dukungan dari seluruh pihak, kami (SDN 101911 Sidodadi Pagar Merbau) akan berusaha sepenuh hati untuk bisa meraih prestasi menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri Tahun 2019,” pungkas Yatini.(ENC-2)
Comments are closed.