Ketua PC NU Medan Tour Silaturohim ke Para Kyai se-Jawa

MEDAN, Eksisnews.com – Untuk meningkatkan tali silaturrahmi dan melanjutkan tradisi ulama sebelum-sebelumnya Ketua PC Nahdlatul Ulama Kota Medan melakukan tour silaturohim ke para kiyai-kiyai se-jawa.

Pada silaturrahmi tersebut pertama-tama Ketua PCNU Medan sowan ke KH Adif Rofiuddin Buntet dalam rangka memohon bimbingan dan arahan dalam menjalankan amanah dan membesarkan  NU di Kota Medan.  KH Adif dalam pertemuan tersebut memberi saran maju terus mengumandangkan NKRI sebagai amanat dari para leluhur Republik Indonesia ini.

KH Adif Rofiuddin merupakan cucu dari KH Abbas Buntet sebagai pahlawan nasional dan tokoh NU yang ikut mengumandangkan resolusi jihad bersama-sama Khadratun Syeh KH Hasyim Ashari. Kemudian Ketua PCNU Kota Medan silaturohim lagi ke pesantren Cadang Pingan Indramayu di bawah pimpinan KH Sakur Yasin MA. Kiyai Sakur tak asing di dunia youtube dengan dakwah-dakwah aswajanya.

Ketua NU Medan Burhanuddin SE dalam Road Silaturrahminya tersebut mengatakan, dengan melakukan sowan kepada para kiyai banyak mendapat bimbingan dan arahan dari kiyai yang sohor tersebut dalam membangun NU yang lebih baik lagi kedepannya.

Ketua NU Medan juga mengaku sangat gembira karena bisa menjumpai para tokoh bangsa dan tokoh agama yang merupakan tauladan bagi warga Nahdliyin sehingga kita bisa mendapatkan pelajaran yang berharga dalam pengembangan NU Medan ke depan.

“Banyak pelajaran yang saya dapatkan ketika menjumpai para kiyai-kiyai tersebut. Kiyai adalah pewaris nabi, makanya sebagai kaum Nahdliyin jangan sekali-kali melupakan jasa kiyai yang telah berkiprah membangun bangsa dan NKRI ini,” ucapnya.

Sementara Itu Bendahara NU Kota Medan Zulkarnain mengatakan, sangat  salut dan bangga dengan Ketua NU Medan Burhanuddin yang disela-sela kesibukannya masih menyempatkan diri sowan kepada kiyai dan itu sangat kita apresiasi dan contoh bagi Ketua NU lainnya.

“Dalam tradisi NU yaitu sowan ke ulama-ulama dan kiyai, mentakzim para kiyai, road show Ketua PC NU Medan ke para kiyai merupakan menjalakan tradisi di kalangan NU agar mendapatkan barokah,” pungkasnya.(ENC-1)

Comments are closed.