Pelaku Curanmor di Alfamidi Tembung Tewas Ditembak  

EKSISNEWS.COM, Medan – Ditengah-tengah adanya virus Corona yang melanda, masih saja ada orang-orang yang tak bertanggung jawab melancarkan atau melakukan aksi kejahatanya tanpa memandang siapa saja korbanya.

Kali ini Kepolisian Polsek Percut Sei Tuan berhasil meringkus tersangka pelaku pencurian kendaraan bermotor yang beraksi di depan Alfamidi Jalan Wiliam Iskandar.

Namun naas pada saat tersangka M Anton (44) penduduk jalan T. Hamid Gang Baru, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor ditangkap dari Jalan Pendidikan, Tembung dan dilakukannya pengembangan kasusnya dimana tersangka berusaha melarikan diri dengan cara melawan petugas yang akhirnya oleh petugas terpaksa melakukan penembakan terhadap arah badan tersangka dan akhirnya tersangka pun langsung roboh meninggal dunia.

Namun sebelumnya petugas sempat memberikan pertolongan dengan membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkara Poldasu.

Dalam konfrensi Pers yang berlangsung di dalam Polsek Percut Seituan yang langsung dipimpin Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jonny E Isir di dampingi Kapolsek Percut Seituan Kompol Aris Wibowo pada hari Sabtu (11/04/2020)  sore  mengatakan, awalnya korban seorang pria bernama M. Fahri Ardiansyah (20) warga Jalan Pimpinan No. 5, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung datang ke Alfa Midi di Jalan Wiliam Iskandar sekitar siang hari.

 

Selanjutnya korbanpun langsung memarkirkan sepeda motornya metic Honda Beat BK 5745 AHY dengan kondisi terkunci diplataran parkir Alfamidi. Lanjut Kapolrestabes Medan kembali menjelaskan, setelah korban selesai belanja dirinya (Korban, red) pun langsung keluar, akan tetapi korban langsung terkejut mendapatkan sepeda motor kesayanganya yang diparkirkanya di plataran parkir kendaraan sudah tidak ada lagi dan raib di gondol maling.

Tak terima sepeda motornya hilang, korban langsung mendatangi Mako Polsek Percut Seituan guna membuat laporan pengaduan.

“Setelah korban membuat pengaduan langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti oleh pihak petugas,” kata Kapolrestabes Medan kepada media yang hadir dalam paparan.

Dikatakanya lagi dalam penjelasanya dihadapan sejumlah awak media yang hadir dalam kegiatan Press Releas dalam halaman belakang Polsek Percut Seituan mengatakan, lewat proses penyelidikan yang ada dilakukan oleh pihak petugas Tekab Polsek Percutseituan bahkan petugas juga melakukan pemeriksaan lewat isi rekaman video CCTV yang ada dan akhirnya petugas berhasil mengetahui ciri-ciri pelaku lewat rekaman CCTV tersebut.

“Akhirnya identitas pelaku yaitu ciri-cirinya diketahui petugas lewat rekaman CCTV. Selanjutnya petugas pun langsung bergerak melakukan proses penyelidikan,” terang Kombes Pol Jonny E kembali.

Disebutkannya lagi setelah sekian waktu yang ada berjalan lewat proses yang ada dilakukan petugas yang kemudian petugas Tim Tekab Polsek Percut Seituan memperoleh informasi mengenai keberadaan pelaku yang sedang berada di kawasan jalan Pendidikan Tembung.

 

“Setelah proses yang ada dilakukan yang akhirnya petugas juga memperoleh informasi keberadaan pelaku yang sedang berada di jalan Pendidikan Tembung yang selanjutnya petugas langsung melakukan pengejaran atau pemburuan terhadap pelaku ke tempat lokasi jalan tersebut,” ujar orang nomor satu di Polrestabes Medan.

Alhasil petugas pun akhirnya berhasil meringkus pelaku dikawasan jalan Pendidikan Tembung.

Setelah pelaku berhasil diamankan, pelaku juga mengakui perbuatannya dihadapan petugas lewat intrograsi yang ada dilakukan.

“Pas dilakukanya pengembangangan pelaku berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas. Nah, karena petugas merasa nyawanya terancam atas perlawanan yang dilakukan si pelaku maka petugas terpaksa memberikan tindakan secara tegas terukur  dan mengenai badan pelaku,” jelasnya.

Dikatakanya lagi kembali, usai petugas yang terpaksa memberikan tindakan tegas ke arah pelaku yang akhirnya pelaku roboh bersimbah darah yang selanjutnya petugas langsung membawa pelaku ke Rumah Sakit Bhayangkari Poldasu untuk mendapatkan pertolongan, akan tetapi nyawa pelaku tak dapat tertolong lagi (tewas) pada Sabtu (11/04/2020) sekira pukul 08.45 Wib.

“Setelah petugas membawa pelaku ke RS Bhayangkari Poldasu akhirnya nyawa pelaku tak dapat tertolong. Jadi si pelaku bisa dikatakan pemain lama yang diduga kerap beraksi di wilayah badan hukum Polrestabes Medan dan tentunya kita tidak pernah bermain-main terhadap siapa saja para pelaku aksi kejahatan yang ada dan tak ada tempat bagi setiap para pelaku kejahatan,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jonny E dengan tegas dihadapan Wartawan sembari memperlihatkan barang bukti 1 unit sepeda motor dihadapan media.

Sambil menunjukan adanya barang bukti dihadapan Wartawan, Kombes Pol Jonny juga menyebutkan, selain awalnya pelaku diamankan dimana petugas juga turut mengamankan barang bukti lainya yang ada yaitu berupa 1 kunci T, 1 bilah pisau, 1 unit sepeda motor Honda Beat milik korban, topi, sepatu, baju dan celana milik pelaku,” pungkas Kombes Pol Jonny E.

Kapolsek Percut Seituan juga  menambahkan pihaknya tak akan segan-segan memberikan tindakan secara terukur dan tegas bagi siapa saja para pelaku aksi kejahatan yang dapat meresahkan warganya yang tinggal di wilhumnya. “ Apa lagi di saat adanya maklumat pemerintah dan Bapak Kapolri mengenai penanganan serta pencegahan virus Corona supaya dapat diterima dan dilaksanakan oleh setiap masyarakat dimana dirinya mengatakan lagi jangan ada siapa saja pelaku yang coba-coba memanfaatkan aksi kejahatanya saat seluruh warga yang sedang menjalani adanya maklumat dari pemerintah tersebut, “ pungkasnya. (ENC-Bucos)

Comments are closed.