Buntut Kasus Sarpan, Kapolsek Percut Sei Tuan Dicopot
EKSISNEWS.COM, Medan – Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mencopot jabatan Kompol Otniel Siahaan sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan pada Kamis (9/7/2020). Pencopotan tersebut adalah buntut dari kasus penyiksaan Sarpan (57) seorang tukang bangunan warga Jalan Sidomulyo Gang Seriti Desa Sei Rotan saat menjalani pemeriksaan penyidik di Polsek Percut Sei Tuan kasus pembunuhan Andika yang tewas pada tanggal (2/7/2020) lalu.
Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengangkat Kanit Pidum Satuan Reskrim Polrestabes Medan, AKP Ricky Pripurna Atmaja sebagai Pejabat Sementara (PS) Kapolsek Percut Sei Tuan.
“AKP Ricky jadi PS Kapolsek Percut Sei Tuan,” ucap Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan, Kamis (9/7/2020) sore.
Kombes Riko mengaku, AKP Ricky layak menjadi pejabat sementara (PS) Kapolsek Percut Sei Tuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Percut Sei Tuan. Tentunya dengan kehadiran AKP Ricky bisa meningkatkan kinerja personel untuk memberikan rasa aman kepada warga Percut Sei Tuan. “Saya yakin suasana tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan, ” ujarnya.
Kombes Riko mengaku, kiprah AKP Ricky juga sudah tidak diragukan lagi dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga Percut Sei Tuan.
Disinggung mengenai Laporan Pengaduan (LP) korban Sarpan (59), terkait penganiayaan terhadap dirinya. Kombes Riko Sunarko mengatakan, sudah 8 petugas Polsek Percut Sei Tuan diperiksa. Mereka yang diperiksa Kompol Otniel Siahaan, Kanit Reskrim Iptu Luis Beltrans dan sejumlah penyidik
“Kalau terbukti terlibat melakukan penganiayaan kepada saksi korban pembunuhan itu akan mendapatkan sanksi, ” papar Kombes Riko.
Kombes Riko menambahkan, tidak pernah memberikan toleransi kepada anggota yang melakukan pelanggaran-pelanggaran pidana. “Komitmen kami, semua akan diproses dan dituntaskan dengan cepat, ” jelasnya.
Kombes Riko Sunarko mengharapkan kepada warga Kota Medan terus berperan aktif untuk menjaga suasana tetap aman dan kondusif. (ENC-1)
,
Comments are closed.