Monitoring di Belawan, Komisioner KPU Medan Diserang Kawanan Kera
EKSISNEWS.COM, Medan – Dalam rangka monitoring pencoklitan data pemilih dititik terluar kota Medan menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota – Wakil Walikota Medan tahun 2020, sejumlah komisioner dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, harus mengalami insiden, dimana saat mendarat di salah satu lokasi di Kecamatan Medan Belawan, mereka dapat serangan dari kawanan kera.
“Sebenarnya kebetulan mau melintas melihat situs sejarah di Pasir Putih (depan Pelabuhan Belawan), sasaran kita justru ke Kampung Nelayan I. Kita nggak sangka tiba-tiba berlarian semua kera (monyet) itu kearah kita,” kata Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik yang memimpin langsung rombongan, Kamis (6/8/2020) di kawasan Kecamatan Medan Belawan.
Hadir dalam rombongan komisioner KPU Kota Medan lainnya seperti Zefrijal, Rinaldi Khair dan Nana Miranti beserta sejumlah staf dan petugas dari PPK Medan Belawan dan PPDP di Kampung Nelayan Lk XII Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan.
Diketahui dalam agenda tersebut terhadap kesiapan Pilkada Kota Medan tahun 2020 KPU Kota Medan melihat langsung pada lokasi Kampung Nelayan Lk XII Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan termasuk diwilayah seberang dalam mendorong jumlah pemilih disaat pencoblosan 9 Desember 2020.
Insiden terjadi, saat perjalanan perahu sampan (bot) rombongan melintas di Pasir Putih (Paluh Kuro), Ketua KPU Medan Agussyah R Damanik dan anggota KPU Zefrijal yang lebih dulu turun, mendadak dapat serangan oleh kawanan kera (monyet) yang sepertinya sudah memantau kehadiran mereka.
“Kami langsung lompat kembali ke perahu, kaget tiba-tiba monyet berjumlah beberapa ekor berlari cepat mendatangi kami,” seru Agussyah yang selanjutnya meminta rombongan kembali untuk selanjutnya menuju ke Belawan II.
Beberapa orang dalam perahu sebelumnya sempat panik, khawatir bila monyet tersebut melompat masuk ke perahunya.
Namun, disela itu Ketua PPK Belawan II, Vivi mengaku justru kemunculan monyet-monyet itu bertanda baik.”Ketua, biasa nya kalau orang ngga bagus, ngga keluar dia (kera/monyet),” ungkap Vivi saat itu.(ENC-2).
Comments are closed.