Reses Wagirin Arman di Percut Sei Tuan, Warga Minta Penambahan SMK Negeri dan Madrasyah Aliyah Negeri

EKISISNEWS.COM, Percut Sei Tuan  – Warga Kecamatan Percut Sei Tuan, khususnya wilayah utara mengharapkan kepada Pemprovsu, bisa menambah sekolah menengah kejuruan negeri (SMKN), karena selama ini baru ada satu, itu pun harus ditempuh jauh karena lokasinya berbatas langsung dengan wilayah Pemko Medan.

Belum lagi persaingan masuk Ke SMKN 1 Percut Sei Tuan begitu ketat, dengan t penerapan sistem zonasi membuat anak anak wilayah Utara Kecamatan Percut Sei Tuan sangat sulit untuk diterima di SMK Negeri.  Begitu juga untuk sekolah agama, yaitu madrasah aliyah negeri di Kecamatan Percut Sei Tuan, saat ini belum ada, sehingga anak anak begitu mau melanjutkan ke sekolah madrasah aliyah negeri, harus keluar menempuh jarak yang sangat jauh, di daerah seperti di Medan atau Lubuk Pakam.

Ini merupakan kebutuhan pendidikan yang harus segera bisa terwujud dengan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah utara Kecamatan Percut Sei Tuan sangat mendukung untuk menggali potensi, sangat dibutuhkan penambahan sekolah kejuruan negeri dan madrasah aliyah negeri.

Permohonan dan aspirasi masyarakat Kecamatan Percut Sei Tuan wilayah Utara disampaikan langsung oleh Camat Percut Tuan yang diwakili oleh Kasipem Faisal S Sos, dihadapan anggota DPRD Sumut Dapil Deli Serdang H.Wagirin Arman S Sos, saat melakukan reses di Kecamatan Percut Sei Tuan di Desa Tanjung Rejo Jum,at malam (11/9/2020), yang turut dihadiri  tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh Pemuda hadir diantaranya, Ketua Rayon AMPI Percut Sei Tuan Usmadi Bondan, serta kepala Desa Tanjung Rejo Selamet.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Desa Tanjung Rejo Selamet, yang menyebutkan, dengan letak geografis dan sumber daya alam yang ada khususnya Desa Tanjung Rejo dengan luas wilayah lebih kurang 4400 Ha, yang terdiri dari daerah pertanian dan pertambakan, sudah harus ada penambahan sekolah kejuruan dan agama negeri.

“Jika permohonan ini di kabulkan Pemprovsu, di wilayah utara Kecamatan Percut Sei Tuan, akan lahir tenaga tenaga terampil yang siap untuk menggali potensi memajukan desa, sehingga perekonomian akan tumbuh pesat di setiap desa di wilayah utara yang selama ini terkesan termarjinalkan,” ujar Selamat.

Menanggapi masukan permohonan tersebut, anggota DPRD Sumut H.Wagirin Arman S Sos melalui reses  tersebut, akan menyampaikan aspirasi ini setelah hasil reses melalui paripurna DPRD Sumut, untuk disampaikan kepada lembaga eksekutif  yaitu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

“Apalagi saat ini lebih kurang 5870 Ha lahan diluar HGU, sangat memungkin sebahagian lahan diperuntukan untuk pasilitas pendidikan seperti pengajuan permohonan penambahan SMK Negeri dan Madrasah Aliyah Negeri, khususnya Kecamatan Percut Sei Tuan,” ujar Wagirin.

Karena menurut Wagirin, saat dirinya menjabat Ketua DPRD Sumut pada tahun 2017, Bupati Deli Serdang juga pernah menemui dirinya untuk mengajukan penambahan, anggaran Dana Alokasi khusus (DAK) ataupun Dana Alokasi umum (DAU) dirinya bersama anggota DPRD Sumut dapil Deli Serdang lainnya menemui Pemerintah pusat berhasil menambah 65 miliar dan tahun’2019 sebesar 34 miliar dari DAK ataupun DAU.

‘Melalui reses ini nantinya melalui paripurna DPRD Sumut  kami akan menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, untuk bisa mengabulkan aspirasi permohonan masyarakat wilayah utara Kecamatan Percut Sei Tuan, tentang penambahan membuka SMK Negeri dan Madrasah Aliyah Negeri baru,karena dengan potensi yang ada saat ini, sudah sangat mendesak untuk segera dikerjakan.

Dalam suasana pandemik seperti mari kita senantiasa mematuhi protokoler kesehatan Pemerintah untuk tetap cuci tangan, memakai masker dan meNjaga jarak agar tidak tertular virus covid 19,” tegas Wagirin yang saat ini menjadi Ketua BKD DPRD Sumut. (ENC-Jok).

 

 

Comments are closed.