Ungkap Motif Pembunuhan, Polsek Percut Sei Tuan & Forensik Autopsi Mayat Taufik Hidayat 

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Untuk mengungkap motif  pembunuhan Taufik Hidayat, seorang ASN Kejaksaan Kejari Labuhanbatu, Polsek Percut  Sei Tuan besama tim forensik  Dokkes Polda Sumut melakukan bedah mayat (autopsi) jenazah korban di TPU Kayu Besar Jalan Thamrin Medan, pada Sabtu(03/10/2020) siang.

Pantauan di lapangan terlihat Tim Forensik Dokkes Polda Sumut bersama tim Polsek Percut Sei Tuan yang dipimpin Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja, berada dilokasi autopsi bersama keluarga korban. Tampak juga utusan dari Kejari Labuhanbatu Hasan Avid  Muhammad  dan utusan dari Kejari Lubuk Pakam untuk menyaksikan proses autopsi  tersebut.

Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Ricky Pripurna Atmaja kepada wartawan usai proses autopsi tersebut mengatakan, setelah proses autopsi dilakukan terhadap mayat korban, dari dokter forensik disimpulkan bahwa kematian Taufik Hidayat disebabkan karena gagalnya pernapasan karena masuk lumpur di saluran pernapasan.
Di beberapa bagian wajah, kepala dan tubuh korban juga ditemukan luka dan memar.

“Kesimpulan dari dokter penyebab kematian korban karena gagal pernapasan karena masuknya lumpur disaluran pernapasan,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek menyebutkan, akan mendalami kasus kematian Taufik Hidayat karena ada fakta  baru terkait kasus tersebut setelah dilakulan autopsi terhadap mayat korban. ” Dengan adanya fakta baru ini, kami akan mendalami kasus ini. Kita dalami nanti karena ada temuan baru. Apakan korban tewas setelah dianiaya kemudian dimasukan ke dalam parit, atau korban dianiaya setelah diangkat dari dalam parit dan kemudian dianiaya hingga tewas,” jelas Kapolsek Percut Sei Tuan.

“Satu tersangka sudah ditahan, ada tiga orang lagi yang sudah kita tetapkan tersangka, dan beberapa orang sudah kita mintai keterangannya sebagai saksi. Bagi tersangka lain segera menyerahkan diri sebelum diberi tindakan tegas,” tegasnya.

Sebelumnya pada Kamis (0!/10/2020)
Polsek Percut Sei Tuan melakukan pra rekonstruksi kasus kematian korban. Dari adegan peradegan di TKP terlihat adanya penganiayaan yang dilakukan beberapa orang terhadap korban.

Dalam pra rekonstruksi tersebut terlihat korban tewas setelah dianiaya beberapa orang di sebuah jalan di TKP,  setelah korban ditolong warga dari dalam parit. Dalam adegan tersebut korban yang diselamatkan warga dalam parit, kemudian dianiaya dan kemudian korban pun tewas.

Sementara itu Dirman, salah keluarga korban meminta kapada Polsek Percut Sei Tuan untuk mengungkap kasus tersebut dan mengungkap motif pembunuhan korban.

“Kita minta polisi dalam hal ini Polsek Percut Sei Tuan bisa mengungkap motif  dari pembunuhan Taufik Hidayat. Saya sebagai utusan keluarga mendukung sepunuhnya Polsek Percut Sei Tuan dalam pengungkapan kasus pembunuhan saudara saya ini,” ujar Dirman.

Sementara itu Hasan Avid  Muhammad sebagai utusan Kejari Labuhan Batu kepada wartawan mengatakan sebagai rekan kerja korban dan utusan dari para pimpinan di Kejari Labuhan Batu mendukung sepenuhnya kinerja polisi dalam pengungkapan kasus pembunuhan Taufik Hidayat.

Avid  juga mengucapkan terima kasih kepada para Wartawan yang tergabung  dalam Pokja Wartawan Percut Sei Tuan  yang selalu intens dalam pemberitaan dalam pengungkapan kasus kematian rekan kerjanya. “Saya berterima kasih kepada abang-abang wartawan yang memberitakan kasus ini. Dari berita orang-orang abanglah kami mengetahui kalau rekan kami Taufik Hidayat ternyata meninggal dibunuh. Kami dari Kejaksaan Labuhan Batu mengucapkan terima kasih.

Seperti diberitakan sebelumnya, mayat Taufik Hidayat ditemukan warga di di kawasan kandang lembu di Jalan Terusan Gang M.Yusuf, Desa Bandar Setia Kec. Percut Sei Tuan pada 22 September 2020 malam lalu. Polisi sebelumnya merilis korban tewas karena terjatuh keparit. (ENC-1)

Comments are closed.