Gus Ambrin: Impianku Desa Satu di Batang Kuis Akan Kuwujudkan  

EKSISNEWS.COM, Batang Kuis – Mewujudkan impian sekolah yang bermutu yang didambakan oleh masyarakat adalah sebuah cita-cita yang harus menjadi kenyataan. Sekolah Desa Satu, atau yang disebut dengan ‘Deli Serdang Sekolah Bermutu’ adalah impan yang selalu hadir di setiap tidur sosok lelaki yang kerap selalu akrab dengan para kepala sekolah dasar di Batang Kuis ini.

Gus Ambrin.. yang menjabat sebagai Koorwilcam Dinas Pendidikan  Deli Serdang di Batang Kuis, bertekat kuat untuk bisa mewujudkan impannya itu menjadi kenyataan.

Saat bincang-bincang dengan para wartawan Senin(28/12/2020), Gus Ambrin bertekat agar  semua sekolah dasar di Kecamatan Batang Kuis bisa menjadi sekolah Desa Satu seperti impian yang selalu hadir dalam tidurnya.

Menurut Gus Ambrin, sekolah yang bermutu itu sederhana saja, sekolah itu nyaman, sekolah itu membuat anak betah, sekolah itu dicintai oleh murid dan wali murid, sekolah itu dirindukan bukan hanya muridnya tetapi gurunya.

“Jadi kalau kita masuk ke sekolah, sekolah itu terasa nyaman dengan penghijauannnya, sampahnya tidak berserakan di mana-mana dan wastafelnya ada dan mempunyai WC yang bagus, bagaimana kalau sekolah itu dikatakan sudah bermutu.

Ditambah lagi dengan sudah melaksanakan Program Cerdas, Ompung Sari Basah Bang, program MeSRA BerTUAH, karena tiga pilar itulah yang  melahirkan program Desa Satu,”ujar Ambrin.

Lanjut Ambrin, sekolah Desa Satu adalah juga sekolah ramah anak, tidak ada lagi kekerasandi sekolah itu, jadi guru itu benar-benar memberikan pelajaran dengan hati, bukan memaksakan konsep. Guru itu memberikan pendidikan pada anak itu betul-betul dari hati dengan keikhlasan dan ketulusan.

Setelah tiga pilar kata Ambrin, ditambah lagi dengan standar nasional pendidikaan. Di sana ada standart proses, standart isi, standart pembiayaan, standart endik, kemudian standart pengelolaan. Delapan standart itu masuk kedaalam program Desa Satu. Kalau sekolah sudah memenuhi standart tersebut barulah sekolah tersebut masuk ke dalam sekolah Desa Satu.

“Saya bermimpi agar supaya di Batang Kuis ini tidak ada sekolah yang paling hebat, tetapi sekolah itu semua itu harus hebat. Tidak ada sekolah di Batang Kuis ini yang paling baik, tetapi sekolah itu semua harus baik, artinya sekolah itu semua menuju ke sekolah Desa Satu.

Nah saya juga tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu semua saya libatkan, mitra kerja saya ada pengawas yeng terus saya ajak untuk melakukan gerakan menuju Desa Satu,” jelas Ambrin.

Kemudian kata Gus Ambrin, untuk menuju sekolah Desa Satu, koordinasi dan kerjasama dibangun dengan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah).  “K3S ada tiga di Batang Kuis, dengan tiga wilayah, yang tujuannya untuk menghimpun kekuatan di wilayahnya masing-masing, untuk membangun satu konsep, satu pemahaman yang sama, kebersamaan itu yang paling utama, itu yang saya bangun di Batang Kuis,” ujar Ambrin.

Dan kemudian kata Koorwilcam Batang Kuis tersebut, pihaknya tidak boleh lari dari pada riil dari petunjuk tentunya dari Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang Timur Tumanggor. “Selain itu saya juga selalu bermitra dengan kawan-kawan pers, LSM, untuk sama-sama memberikan masukan, berkoordinasi dengan kita, untuk memberikan kontrol yang baik, saling berkomunikasi, agar supaya jalannya pendidikan khususnya di Kecamatan Batang Kuis ini sesuai yang diharapkan oleh bapak bupati kita,” harapnya.

“Karena Pak Bupati sangat-sangat besar harapannya terhadap pendidikan di Kabupaten Deli Serdang,”tambahnya.

Selain dari pada itu, Gus Ambrin punya impian agar semua sekolah mempunyai rumah ibadah. “Saya tidak katakan rumah ibadah itu hanya untuk muslim. Kalau yang muslim mayoritas muridnya siapkan musallah. Saya  data sudah ada tujuh sekolah yang sudah ada musallahnya, dan sudah dua musallah yang sudah diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang,” kata Ambrin.

Dan musallah tersebut kata Ambrin, bukan dibangun dari dana BOS, tetapi dibangun dengan kekuatan masyarakat dari paguyuban wali murid. “Alhamdulilah musallah itu terbangun di tujuh SD di Batang Kuis. Ini semua karena Bapak Bupati kita tidak pernah meninggalkan yang namanya nilai-nilai religius yang tertuang di dalam visi misi Kabupaten Deli Serdang.

Pendidikan di Kabupaten Deli Serdang bukan hanya memebentuk manusia pintar tetapi juga manusia yang berakhlak mulia,” ujar Gus Ambrin.

“Itu makanya saya punya impian, agar 28 sekolah di Batang Kuis ini juga punya rumah ibadah, guna untuk melakukan pembelajaran kepada anak-anak didiknya, kalau tidak sempat sholat zuhur karena murid sudah pulang, guru bisa mengajarkan shalat duha. Bagi agama nasrani, ajarkan, ambil tempat, di mana untuk bertamia, untuk belajar berdoa, inilah impain saya dan memang inilah yang diamanahkan kepada saya, agar supaya sekolah di Batang Kuis ini benar-benar sekolah yang menuju ke Desa Satu.

Gus Ambrin berharap agar semua pihak yang terlibat yakni para kepala sekolah untuk mempunyai tekad dan tujuan yang sama untuk menciptakan sekolah Desa Satu.

“Dan Insya Allah, saya bekerja sama semua kepala sekolah untuk mempuynyai satu tujan yang sama, tidak satu ke barat, satu ke timur, satu ke utara dan satu ke selatan. Tetapi tetapi mari kita menuju sekolah yang sesuai dengan harapan Bapak Bupati Deli Sedang yaitu sekolah bermutu.

Mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa memberi kekuatan kepada kita semua, semua pihak yang terlibat yang peduli terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Deli Serdang, khususnya di Batang Kuis ini, diberikaan kesehatan untuk ikut memeberi andil di dunia pendidikan, khusunya di Batang Kuis ini,” pungkasnya. (ENC-Cok)

Comments are closed.