LBH AMPI Sumut Desak Polisi Tangkap Pelaku Bentrok Dua OKP di Jalan Bulan Sambu

EKSISNEWS.COM,  Medan – Ketua LBH DPD AMPI Sumatera Utara Indra Surya Nasution SH mendesak pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku keributan antar pemuda yang memakai seragam dan atribut dua OKP di Jalan Bulan Medan pada Sabtu (20/03/2021) kemarin.

Indra juga mengharapkan para pengurus, anggota dan kader AMPI di Sumatera Utara khususnya Kota Medan untuk menahan diri agar tidak terjadi bentrok ataupun keributan antar kedua belah pihak baik OKP.

“Saya meminta polisi segera menangkap para pelaku yang terlibat dalam keributan di Jalan Bulan Sambu, kemarin dan semua anggota OKP khusuanya para anggota AMPI untuk menahan diri demi kondusifan Kota Medan. Jangan bertindak sendiri tanpa koordinasi,” tegas Indra Surya Nasution kepada wartawan Sabtu (20/03/2021) malam.

DPD AMPI Sumut saat ini sedang mendalami kasus bentrok OKP yang terjadi di Jalan Bulan Sambu. Kalau memang nantinya dalam pendalaman kasus keributan tersebut, ternyata ada kesalahan yang dilakukan anggota AMPI terkait keributan di Jalan Bulan Sambu, maka DPD AMPI Sumut akan melakukan tindakan secara intern organisasi,” jelas Indra Surya.

Seperti diberitakan, keributan antar OKP terjadi lagi di Kota Medan. Belasan orang dari OKP Pemuda Pancasila (PP) dan OKP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) ribut dan saling bentrok di Pajak Terminal Jalan Bulan, Medan pada Sabtu (20/03/2021) sekira pukul 10.30 Wib.

Infornasi menyebutkan, keributan dan saling bentrok terjadi karena ketika OKP AMPI yang bernama Niko Bin Charles, Rivaldo, Sebayang (Anggota OKP AMPI Pusat Pasar) sedang mengecet tiang listrik menjadi logo OKP AMPI.

Selanjutnya datang OKP PP An. Sosro, Gabe dan Juan langsung memaki Anggota OKP AMPI dengan perkataan kotor mengatakan: ( ‘eh kelamin laki laki kau ) dan dijawab oleh Anggota AMPI ‘ada apa kau’ selanjutnya anggota PP tersebut pergi meninggalkan lokasi kejadian .

Lalu anggota OKP AMPI memberitahukan kejadian tersebut kepada Ageng Sinuraya sebagai pengawas OKP AMPI di Pajak Terminal Jalan Bulan medan .

Selanjutnya Sosro, Gabe dan Juan meletakkan meja di tengah pajak terminal Jalan Bulan dengan maksut agar tidak ada yang parkir kenderaan di area tersebut .

Sekitar pukul 10.40 WIB Ageng Sinuraya datang ke pajak terminal Jalan Bulan dan bertemu dengan An. sosro, Gabe dan Juan beserta kawannya laki laki kurang lebih 15 orang dan langsung memukuli An. Ageng Sinuraya dengan menggunakan tangan, doble stik, kayu dan batu sehingga mengakibatkan luka di kepala, bibir dan tangan korban.

Selanjutnya oleh temannya Rivaldo korban Ageng Sinuraya dibawa ke RS. Deli Medan untuk perobatan.

Sekira pukul 11.00 WIB pelaku Sarso, Gabe dan Juan melarikan diri ke arah Medan Mall.

Pada saat keributan ada pedagang yang bernama Masta Marpaung mencoba melerai keributan tetapi malah menjadi korban penganiayaan oleh para pelaku Sarso, Gabe dan Juan memukul Masta Marpaung sehingga tangan korban berdarah selanjutnya Masta Marpaung membuat laporan Polisi ke Polsek Medan Kota.

Pada pukul 11.00 WIB petugas kepolisian dari Polsek Medan Kota tiba di lokasi kejadian, dan menertibkan situasi serta membubarkan massa, Situasi di lokasi kejadian saat ini dalam keadaan aman.

Dan pukul 12.00 WIB situasi pajak terminal Jalan Bulan kembali kondusif, kasus ini telah tangani oleh Polsek Medan Kota.

Keributan antara OKP Pemuda PP dan pihak OKP AMPI di Pajak Terminal Jalan Bulan adalah masalah perebutan lahan parkir yang sudah lama terjadi di Pajak Terminal Jalan Bulan Medan.

Perlu adanya mediasi yang di jembatani oleh pihak Muspika terhadap kedua belah pihak OKP guna untuk memberikan arahan dan bimbingan agar kedepannya perebutan lahan parkir ataupun masalah lainnya tidak terjadi kembali.(ENC-1)

Comments are closed.