Pelatihan Wartawan Ekbis, Soekowardojo Singgung Soal Kenaikan Cabe

EKSISNEWS.COM, Parapat – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Utara. (Sumut) Soekowardojo, penyebutan inflasi yang diinterpretasi sebagai kenaikan pada umumnya.

Soekowardojo mencontohkan  ketika harga cabe mengalami kenaikan, maka kenaikan cabe sebagai salah satu bahan pokok dibutuhkan masyarakat, padahal itu tidak dapat disebut inflasi.

“Tak boleh kenaikan cabe disebut inflasi, karena inflasi merupakan sekelompok atau sekeranjang macam-macam bahan pokok,” kata Soekowardojo pada kegiatan pelatihan wartawan ekonomi dan bisnis kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (30/10/2021) di Hotel Niagara Parapat 29 – 31 Oktober 2021.

Dalam pelatiham wartawan yang diisi kegiatan diskusi yang dipandu Ibrahim (Deputi perwakilan BI Sumut) dengan pembicara utama Asisten Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan BI, Bayront Yudit Rumondor dengan materi Implementasi Kerangka   Transaksi dalam mata uang local (LCS).

Sedang, pembicara kedua yakni Richard Iskandar Alwi  Deputi Manager Marketing KFPT Medan didampingi Hendy Business Relationship Cash Management dan Yuyun CY Purba Sales Marketing KFPT Medan, dengan materi digital banking.

“Jadi, tak hanya pemahaman ilmu saja tapi memahami soal digital banking. Maka, kita perlu bersinergi atas hal ini,” tegas Soekowardojo kepada 56 jurnalis atau wartawan ekonomi  dan bisnis.

Artinya, melalui pelatihan wartawan (media gatering) ini, akan ada banyak hal, tidak hanya ilmu pengetahuan dari narasumber, namun juga menambah kesinergian diantara Bank Indonesia dan dunia perbankan pada khususnya.(ENC-2)

Comments are closed.