Madina Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia
EKSISNEWS.COM, Madina – Kabupaten Mandaling Natal (Madina) akhirnya turun dari kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 masuk ke level 2. Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 58 Tahun 2021.
Di wilayah Sumtera Utara (Sumut), Madina masuk level 2 bersama Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Karo, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, Kabupaten Nias Utara, Kota Medan, Kota Pematangsiantar, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Padang Sidempuan.
Kendati demikian, Bupati Madina Muhammad Ja’far Sukahri Nasution mengigatkan masyarakat tetap waspada dan terus disiplin mematuhi protol kesehatan dan jangan euforia.
“Mohon masyarakat tetap hati-hati dan tetap disiplin patuhi prokes. Jangan euforia dan bagi masyarakat yang belum divaksin, ayo segera datang ke posko-posko vaksinasi yang telah disiapkan pemerintah,” kata Sukhairi,” kata Sukhairi dikantor Bupati, Selasa (9/11/2021).
Menurut Sukhairi, Kabupaten Madina harus berhasil mencapai vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen dari total populasi Kabupaten Madina untuk mencapai kekebalan tubuh.
“Untuk itu, saya mengajak masyarakat yang belum divaksin agar segera divaksin agar kita bisa mencapai kekebalan kelompok seperti yang ditetapkan pemerintah,” katanya.
Jika kekebalan kelompok telah tercapai, Sukhairi berharap keadaan Madina dapat kembali normal. Aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan sebagaimana mestinya. “Anak-anak juga bisa belajar dengan nyaman di sekolah secara tatap muka,” ujarnya.
Sukhairi menyampaikan vaksinasi dosis 1 di Kabupaten Madina hingga 7 November 2021 mencapai 40,52 persen. Data tersebut berdasarkan rilis vaksinasi Kementerian Kesehatan di Kabupaten Madina dengan cakupan angka 142.554 jiwa dari target 351.780 jiwa.
“Dan sementara sesuai intruksi Inmendagri No. 58 Tahun 2021, penetapan level PPKM di suatu wilayah diukur dari indikator capaian total vaksinasi dosis 1. Level PPKM kabupaten kota dinaikkan 1 level apabila capaian total vaksinasi dosis 1 kurang dari 40 persen. Dan alhamdulillah Kabupaten Madina melebihi batas 40 persen,”katanya.
Ditambahkannya, pencapaian persentase vaksinasi tersebut berkat kerja sama semua pihak, termasuk Forkopimda, Satgas Covid-19, tenaga kesehatan (Nakes), para alim-ulama, dan masyarakat Madina pada umumnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya pencapaian vaksinasi Covid-19 ini,” ucapnya. (ENC-HL)
Comments are closed.