Politisi PKS Minta Bobby Nasution Tegas pada Kepala Dinas Baru

EKSISNEWS.COM, Medan – Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution diminta tegas pada sejumlah Kepala Dinas dilingkungan pemerintah kota  (Pemko) Medan yang baru diganti atau dilantiknya. Hal tersebut dalam upaya peningkatan kinerja di bidang pelayanan publik, baik itu Infrastruktur, Pendidikan, Kebersihan dan lainnya.

“Kita minta dan ingatkan kepada para Kadis yang baru dilantik, untuk bekerja dengan cepat dan akurat. Artinya, program kerja yang telah dicanangkan Walikota Medan, harus mereka dukung. Terkhusus membenahi sarana dan prasarana yang akan digunakan masyarakat kota Medan,” kata Wakil Ketua DPRD Medan dari Fraksi PKS, Rajuddin Sagala  pada wartawan  diruang kerjanya, Selasa (11/1/2022).

Menurut politisi PKS ini, seluruh aparatur dijajaran Pemko Medan, baik itu Kadis, Camat, Lurah dan sampai pada Kepala Lingkungan, harus mengikuti “gerak cepat” Walikota Medan Bobby Nasution, saat menjalankan tugas-tugasnya.

Rajuddin menilai,  kinerja para Kadis PU, Kebersihan dan Pertamanan, Kominfo, Sosial dan Perkim yang lama sebenarnya sudah baik, dan menunjukkan kesungguhan didalam membenahi beban kerjanya masing-masing.”Tapi, mungkin Walikota Medan mempunyai perencanaan yang lebih baik lagi, dengan mengangkat Kadis yang baru tersebut,” jelasnya.

Sama diketahui, sambung Rajuddin Sagala, DPRD Medan beberapa waktu lalu telah menambah anggaran untuk beberapa dinas, yang disahkan melalui sidang Paripurna.

“Terutama anggaran pada Dinas PU, yang mencapai 1 Triliun lebih. Kita berharap dengan anggaran besar tersebut, bisa memperbaiki infrastruktur dan drainase di kota Medan. Sehingga bencana banjir apabila turun hujan deras secara intens, bisa teratasi,” harapnya.

Selain Dinas PU, lanjutnya lagi, anggaran buat Dinas Pendidikan juga mengalami kenaikkan yang cukup besar. Khusus Dinas Pendidikan, anggaran yang digelontorkan itu harus dirasakan oleh masyarakat miskin yang pintar, namun tak punya biaya untuk bersekolah.

“Kita harap dengan program bea siswa yang akan diberikan Dinas Pendidikan melalui sekolah, anak-anak tak mampu tersebut bisa terus melanjutkan pendidikannya kejenjang tertinggi. Oleh sebab itu, mari kita beri kesempatan para Kadis yang baru bekerja. Kalau nanti kenerja mereka tidak sesuai harapan, barulah kita minta Walikota mengevaluasi mereka,” tegasnya. (ENC-2)

Comments are closed.