40 Adegan Rekontruksi Kematian Ramlan yang Dituduh Curi HP
EKSISNEWS.COM, Medan – Sebanyak 40 adegan dilakukan dalam rekonstruksi kasus penyebab tewasnya Ramlan (39), di Garapan Pasar 12, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Rabu (16/2/2022) lalu.
Rekonstruksi digelar di halaman Mako Polsek Percut Sei Tuan, dengan menghadirkan enam pelaku dan dua saksi, Selasa (01/3/2022) sore.
Dalam rekonstruksi, korban dianiaya secara bersama-sama oleh enam orang pelaku karena diduga telah mencuri Handphone (Hp).
Adegan demi adegan diperagakan oleh keenam pelaku. Awalnya, Zulfikar menghubungi rekannya Raihan untuk mencari korban yang diduga mencuri handphonnya. Lalu mereka mengajak teman lainnya dan dua orang status saksi.
Kemudian, Zulfikar berboncengan dengan Raihan dan pelaku menggunakan mobil Fanther BK 1445 DY. Mereka mencari korban di posko jaga malam di Desa Bandar Klippa, tapi tidak berhasil.
Selanjutnya, mereka mencari korban di salah satu sekolah yang berada di seputaran lokasi, tapi korban tidak juga terlihat. Akhirnya mereka kembali lagi ke posko jaga malam dan disitulah mereka bertemu dengan korban.
Sesampainya di posko, terjadi perdebatan antara lima orang pelaku dan korban. Di posko itu jugalah pelaku menganiaya korbannya dengan tangan dan batu. Selain itu, tangan korban diikat dengan menggunakan kain.
Melihat korban sudah tidak bergerak, para pelaku membawa korban ke sebuah bengkel dan selanjutnya dibawa ke Polsek Percut Sei Tuan. Polisi yang melihat itu langsung membawa korban ke Rumah Sakit Haji Medan. Namun sesampainya di sana, korban sudah meninggal dunia.
Rekontruksi dihadiri pihak kejaksaan Labuhan, Deli Serdang, namun tidak dihadiri Kapolsek Percut Sei Tuan. (ENC-Fr)
Comments are closed.