DPRD Medan Temui Banyak Masyarakat Tak Paham Coblos Pemilu

MEDAN, Eksisnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan masih menemui banyak masyarakat atau pemilih yang tidak memahami mekanisme saat pencoblosan atau pemungutan suara pada Pemilu 2019.

“Masih banyak temuan kita, masyarakat tak tau dia seperti apa pencoblosan nanti,” kata Wong Chun Sen anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan.

Karena, menurut anggota Komisi B DPRD Medan ini, pada saat masyarakat atau pemilih berada di TPS khususnya di bilik suara, mereka akan dihadapi sebanyak 5 (lima) kertas atau surat suara dengan warna berbeda dan ukuran kertas.

“Dengan 5 jenis kertas surat suara dengan warna berbeda, kita yakini ini menyulitkan pemilih, apalagi pada para pemilih berusia lanjut, maka kita minta KPU optimalkan ini,” serunya.

Menanggapi hal tersebut, Edy Suhartono, anggota KPU Medan divisi sosialisasi, Kamis (14/3/2019) memastikan kekhawatiran DPRD Kota Medan menjadi perhatian pihaknya, dengan meningkatkan sosialisasi yang dijalankan  pada setiap kesempatan hingga menjelang Pemilu 17 April 2019.

Artinya, tambahnya, kerjasama dalam bentuk sosialisasi terus dilakukan KPU Medan dengan melibatkan berbagai pihak, seperti memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan.”Kita sosialisasi tentang pelaksanaan Pemilu, tahapan pemilu, surat suara. Ini 5 jenis kertas suara tetap kita bawa kenalkan ke masyarakat disana,” papar Edy.

Diakui Edy memang sejauh ini belum intensif KPU Medan bersosialisasi. Namun, dengan keterlibatan PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dalam menjelaskan pemilih ditingkat kecamatan diikuti oleh relawan demokrasi yang sejak awal direkrut KPU bertugas  di 10 basis.

“Relawan Demokrasi ini membantu kita di 10 basis, mulai dari basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, disabilitas, nitijen, berkebutuhan khusus, basis agama, komunitas  dan marjinal,” sebut Edy memaparkan kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPU Medan sejauh ini.(ENC-2)

Comments are closed.