Laporan Hasil Reses DPRD Medan Masih Soal Banjir, LPJU, KTP dan Parit
MEDAN, Eksisnews.com – Penyampaian laporan hasil reses pertama, anggota DPRD Kota Medan tahun 2019 dari daerah pemilihan I (satu) sampai dengan v (lima), masih mengutarakan persoalan antisipasi banjir, lampu jalan (LPJU) padam, pengurusan e-KTP yang lamban, hingga pada tersumbatnya parit dilingkungan masyarakat secara umum.
“Kalau permohonan lama masyarakat direspon, saya yakin laporan reses dewan tak akan begitu-begitu saja,” kata Jangga Siregar mewakili anggota DPRD Kota Medan dari daerah pemilihan (Dapil) V, usai membacakan laporan reses di ruang paripurna DPRD Medan, Senin (18/3/2019).
Politisi dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan mencontohkan seperti untuk pengurusan KTP, masyarakat selalu mengalami kendala baik di kantor kelurahan sampai pada kecamatan.
Hal senada dikatakan Jumadi mewakili daerah pemilihan (dapil) IV mengaku sebagai anggota dewan tetap menerima laporan yang sama dari masyarakat disetiap tahunnya.
“Tapi, ini sebenarnya kemauan masyarakat juga yang terkadang minta diperhatikan daerahnya yang dikatakan masih rawan banjir, minta jalannya dibaguskan, drainasenya dan seterusnya,” sebut. Anggota dewan dari Fraksi PKS DPRD Medan tersebut.
Jumadi juga menyinggung mengenai penerangan lampu jalan yang menurut masyarakat pajak yang diperoleh Pemko (Pemerintah Kota) Medan terhadap kondisi yang diterima tidak sesuai, sehingga ada beberapa lokasi gelap. Diketahui, rapat paripurna laporan reses yang tidak korum jumlah dewannya tersebut, dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Iswanda Ramli. Untuk pembacaan laporan, masing-masing dari Dapil I oleh Sabar Syamsurya Sitepu, Proklamasi Naibaho dari dapil II, Ratna Sitepu (dapil III), Jumadi (dapil iv), dan Jangga Siregar dari dapil v.(ENC-2)
Comments are closed.