Penjelasan Kadis PU Medan Tentang Sejumlah Proyek Terkendala di 2021
EKSISNEWS.COM, Medan – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Topan OP Ginting beri penjelasan tentang sejumlah proyek fisik Kota Medan yang mengalami kendala dibawah pekerjaan mereka di tahun 2021.
“Disini kami sampaikan bahwa kendalanya untuk belanja operasi setelah kami bedah, itu ada 22,3 % tak terealisasi, karena belanja pegawai yang Silpa mencapai Rp4,5 miliar,” ucap Topan saat mengikuti rapat Pansus LKPJ Walikota Medan tahun 2021 di gedung DPRD Kota Medan, Senin (18/4/2022).
Apalagi, tambahnya, untuk lelang terjadi penawaran dibawah pagu yang hampir di rata-rata 20%. Kemudian ada pengadaan minyak tanah untuk masak aspal.”Itu ternyata tak jadi terlaksana sebesar Rp2,1 miliar, karena tak perlu lagi gunakan minyak tanah,” tambahnya.
Selain itu, jelasnya kembali, terhadap belanja modal juga ada yang tidak terealisasi sekitar 47%, itu diakibatkan oleh pelaksanaan aspal hampar yang tidak terlaksana karena kekurangan waktu, ditambah penawaran dibawah pagu saat lelang yang lebih dari 20%.
Topan juga menegaskan, soal tidak terbayarnya di tahun 2021 dengan angka yang cukup besar mencapai Rp32 miliar.”Karena tak terbayar saat itu, maka pekerjaan diperpanjang sampai 2022,” jelasnya lagi.
Seperti pada aspal hampar, ungkapnya, yang tidak terlaksana itu sekitar Rp80 miliar, sama-sama dikarenakan kekurangan waktu.
Topan juga menyinggung persoalan jembatan sicanang yang menurutmu gagal tender sebesar Rp90 miliar.
“Jadi, totalnya yang tak terealisasi adalah Rp283 miliar lebih atau sekira 60,76%,” sebutnya dalam rapat pansus yang dipimpin Haris Kelana.(ENC-2)
Comments are closed.