Apalagi, kata Aulia, perkembangan dan transformasi teknologi digital saat ini tumbuh sangat pesat. “Mau tidak mau, suka tidak suka kita sudah menuju transformasi digital. Saya berharap agar para santri bisa berinovasi membuat sebuah aplikasi terkait perkembangan pendataan para santri serta pondok pesantren. Agar kita tahu berapa jumlah santri yang ada serta informasi lain seputar pesantren” ungkapnya.
Aulia yang juga mantan santri di Pondok Pesantren Wali Songo ini kemudian menyampaikan, terkait program Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, yang salah satunya adalah program Masjid Mandiri, menjadi sentral peradaban maupun mengayomi masyarakat di sekitar masjid. Artinya selain menjadi tempat ibadah masjid juga dapat menjadi tempat untuk meningkatkan perekonomian. (ENC-1)
Comments are closed.