TP PKK Hadir Stunting Generasi Emas Asahan
KISARAN, Eksisnews.com –
Nawacita Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi) dengan meningkatkan kualitas hidup manusia dan membangun negeri dari pinggiran (desa) sampai kota merupakan program nasional yang cukup diapresiasi.
Namun, setajam dan sebaik apapun, program nasional yang digadang Jokowi tentunya tak akan pernah luput dari kendala dan rintangan yang selalu merintangi sepanjang perjalanannya.
Program nasional dalam kerangka memperkuat Negara Kesatuan merupakan jabaran dari Nawacita ke-5 dan ke-3, namun upaya menghadirkan generasi emas Indonesia, khususnya di Kabupaten Asahan masih dibayangi kehadiran stunting yang merujuk pada kondisi tinggi badan anak yang lebih pendek dari tinggi badan yang seumurannya menjadi salah satu kendala penanganan di Kabupaten Asahan.
Demikian disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Hj. Winda Fitrika Gama Simatupang dalam setiap pertemuannya bersama seluruh pengurus PKK kabupaten, kecamatan dan desa/ kelurahan se-Asahan di wilayah Asahan yang dikunjunginya.
Menurut data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Indonesia pada saat ini sedang mengalami masalah dengan stunting, hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 37,2 %. Stunting terjadi diakibatkan kekurangan gizi dalam waktu lama pada masa 1000 hari pertama kehidupan (HPK).
Menyikapi hal tersebut, TP PKK Kabupaten Asahan merasa terpanggil dan hadir untuk menampik dan menghidari dilema stunting yang sudah lama menjadi program organisasi pendamping pemerintah itu.
Ketua TP PKK Hj. Winda Fitrika berkomitmen penuh untuk menekan angka stunting di Kabupaten Asahan dengan ragam kegiatan yang berhubungan dengan penanganan stunting itu sendiri.
Menurut Winda, penanganan stunting dapat ditekan dari mulai dalam kandungan dengan perbaikan gizi dan kesehatan ibu hamil, mendorong para ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali dalam satu bulan serta memberikan tablet tambahan darah minimal 90 tablet selama kehamilan.
Dia mengatakan, kegiatan selama ini yang dilakukan dengan memberikan nimbingan dan dorongan kepada pengurus PKK ke tingkat desa bertujuan, untuk menambah pengetahuan kepada ibu-ibu tentang petingnya memperhatikan kesehatan dan gizi pada masa kehamilan serta pasca malahirkan.
“Ini bentuk dan wujud keseriusan PKK Kabupaten Asahan dalam menekan Angka stunting,” tegas Winda.(ENC-Akm)
Comments are closed.