Disdik Asahan Gelar Lomba Permainan


KISARAN, Eksisnews.com – Kebudayaan asli Indonesia pada saat ini sudah kurang diminati kaum milenial, karena anak-anak sekarang lebih memilih bermain Gedget. Oleh karena itu, perlu dikenalkan kembali kepada mereka sebagai generasi penerus bangsa.

Itu dikatakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Asahan Drs. Sofyan pada acara lomba permainan anak di kalangan pelajar, Rabu (20/3/2019) di lapabgan Hokcy Jalan Akasia Kisaran.

Sofyan menyebut, permainan rakyat ini sengaja dipertandingkan di tengah zaman millenial, dimana anak-anak sekarang lebih banyak bermainan Gedget, I Phone, Ponsel, Platstation dan internet.

“Pertandingan ini sekedar membudayakan kembali permainan rakyat kepada para pelajar. Sebab permainan rakyat ini mulai dilupakan, bahkan jarang dimainkan anak-anak zaman kini,” kata Sofyan.

Menurut Sofyan, Dinas Pendidikan perlu memperkenalkan kembali permainan rakyat ini di tengah zaman teknologi. Sebab dalam permainan rakyat ini masih terdapat unsur olahraga dan permainan rakyat yang mulai menghilang di tahun 2000 – an ini.

Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan bekerjasama dengan Sekretariat Jendral Kebudayaan Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan RI menggelar perlombaan permainan rakyat tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama se Kabupaten Asahan.

Permainan yang dilombakan antara lain, permainan patok lele, enggrang, pecah piring, gerobak sodor, engklek dan terompah untuk putra dan putri.

Dalam pertandingan tersebut Kadis Pendidikan juga mencoba bermain enggrang.

“Permainan ini favorit saya waktu masih anak-anak, apalagi main patok lele, jadi terkenang masa kecil dulu” ujarnya sembari tertawa (ENC-Akm)

Comments are closed.