Ini Wisata Baru di Titik Nol Kota Medan

EKSISNEWS.COM, Medan – Mungkin sebagian orang hanya mengetahui kawasan titik nol Kota Medan selama ini identik dengan lapangan merdeka dan tentunya Kantor Pos Medan.

Nah, ternyata dimasa kepemimpinan Walikota Medan saat ini Muhammad Bobby Afif Nasution, secara bertahap melakukan pembenahan. Tidak hanya merevitalisasi Lapangan Merdeka dan Kesawan sekitarnya, juga telah menata manfaat dari salah satu gedung peninggalan sejarah (Kantor Pos) Kota Medan menjadi lokasi baru berwisata.

Terlihat dari depan pintu masuk sebelah kanan gedung bertuliskan Pos Block, meski tidak mengurangi identitas kantor pos yang dikenal selama ini, warga atau pengunjung yang akan masuk diperkenalkan satu ruangan Pos House of Fame (Dulu Kini Nanti).

“Waktu kita masuk, mata kita itu langsung tertuju satu ruangan Pos House of Fame, disitu kita dibebaskan ber swa foto, karena ada banyak tampilan gambar terkait kantor pos dalam sejarahnya,” ucap Lamhot Hutajulu salah satu pengunjung asal Kota Medan ini, Rabu (16/11/2022).

Benar, didalam ruang Pos House of Fame ini ada banyak cuplikan gambar yang menceritakan sejarah dari Pos Indonesia dari jaman penjajahan Belanda hingga perkembangan tahun ke tahunnya.

Termasuk, disana ada satu unit sepeda yang sebenarnya menjadi perjalanan sejarah petugas pos disetiap mereka akan mengantarkan surat atau lainnya sampai ke rumah yang dituju.

Nah, tepat disebelahnya, juga terlihat ada ruangan bertuliskan Pos Office, disana kegiatan berkenaan dengan petugas pos, mengingat ada beberapa petugas masih aktif diruangan tersebut.

Tidak sampai disitu, ketika para pengunjung bergerak disebelah kiri lorong, maka akan tersaji banyak wisata kuliner.”Sejauh ini, kita masih melihat belum banyak yang sajikan. Maklum mungkin masih penataan, karena ada beberapa ruangan untuk kuliner masih dalam pembangunan,” kata Lamhot, anak pengusaha kain ulos Kota Medan tersebut.

Lamhot malah menyarankan pihak pengelola Pos Block ini, memperbanyak jumlah kuliner agar pengunjung semakin betah duduk lama-lama lokasi itu.

Menariknya, para pengunjung terutama penikmat wisata kuliner disana, mulai diajak dengan penggunaan Quick Reaponse Code Indonesia Standard (QRIS), digunakan untuk semua ponsel cerdas dengan pemindai kode QR, tujuannya agar setiap pengunjung di wisata kuliner yang akan bersantap dengan menu pilihannya harus membayar secara non tunai.(ENC-2)

 

Comments are closed.