Oktavianus Duha Sebut Pembangunan Pembangkit 2022 Lebih Besar Dibanding 2023
EKSISNEWS.COM, Medan – General Manajer (GM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Oktavianus Duha menyebut pembangunan pembangkit di tahun 2022 ini lebih banyak dibandingkan pada 2023 akan datang yang mulai berkurang.
“Banyak pencapaian kami raih di 2022, tentu tak terlepas dari peran media selama ini, terima kasih kami buat kalian semua,” kata Oktavianus Duha diacara Media Gathering PT PLN (Persero) UIP Sumbagut, Senin (26/12/2022) di Pondok Jimbaran Medan.
Diakui GM UIP Sumbagut ini, berkurangnya pekerjaan pembangunan di tahun 2023 mendatang juga dikaitkan alokasi anggaran. Namun, sebaliknya di tahun 2024 mendatang pihaknya akan dihadapi banyaknya hal yang harus dilakukan.
“Seperti masuknya sejumlah pembangkit ke sistem kelistrikan di Sumbagut,” jelasnya.
Untuk itu, sebutnya kembali, melalui media gathering ini PLN UIP Sumbagut berharap semakin mempererat kerjasama dengan media yang dilakukan selama ini.
“Kelistrikan jadi tugas kami, sedangkan media memberitakan ke masyarakat tentang pembangunan yang jalankan sehingga dinikmati masyarakat,” ujar Oktavianus Duha.
Diketahui, Sahat Sianturi selaku MSB Perencanaan Umum PLN UIP Sumbagut dalam paparannya berdasarkan komposisi kapasitas konstruksi pembangkit di tahun 2022 untuk Geohermal yakni PLTP IPP Sorik Marapi sebesar 240 MW.
Sedangkan, untuk Hydro sebesar 817 MW terdiri dari PLTA Peusangan 1 & 2 (88 MW), PLTA Asahan III (2×87 MW), PLTA Kumbih III (45 MW) dan PLTA IPP Batang Toru (510 MW). Terakhir untuk thermal sebesar (2×200 MW) dari PLTU IPP Nagan Raya.
“Nah, untuk progresnya ini diharapkan pada semester I tahun 2024 sudah bisa suplai listrik ke sistem Sumbagut,” terang Sahat.
PLTA Kumbih III yang menghasilkan 45 MW, tambahnya, akan masuk ke sistem kelistrikan Sumbagut di tahun 2025. Keterlambatan dari progres akan juga terjadi pada PLTA IPP Batang Toru.
“Sejauh ini baru 20% progresnya, dia masih terkendala masalah lingkungan. Kita akui selesainya Batang Toru ini, sangat besar bisa memperbaiki sistem kelistrikan kita,” tegasnya.(ENC-2)
Comments are closed.