Gawaat…Para Kades Resah, Ada Tanda Tangan dan Stempel Diduga Palsu di SPPD Puskesmas Bandar Khalipah
EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang ditanda-tangani oleh Kepala Puskesmas Bandar Khalipah Rahmat Ginting yang diserahkan kepada bawahannya untuk ditanda-tangani oleh para kepala desa yang menjadi tuan rumah dalam kegiatan tertentu dari Puskesmas Bandar Khalipah di setiap desa patut dipertanyakan.
Pasalnya ada dugaan tandatangan para kepala desa yang menjadi tuan rumah kegiatan di SPPD diduga dipalsukan. Informasi yang diterima eksisnews.com, ada lembaran SPPD yang telah ditanda tangani oleh Kepala Puskesmas Bandar Khalipah Rahmat Ginting telah berisikan tandatangan dan stempel desa yang diduga palsu.
Beberapa kepala desa yang desanya menjadi wilayah Puskesmas Bandar Khalipah merasa resah dengan adanya surat SPPD yang bertanda dan bersetempel palsu tersebut.
“Ini bukan tanda tangan dan stempal kami, ini palsu, berarti selama ini tanda tangan dan stempel desa kami untuk keperluan SPPD dalam kegiatan Puskesmas Bandar Khalipah dipalsukan,” ujar salah seorang kepala desa dari tujuh desa di Kecamatan Percut Sei Tuan yang menjadi tanggung jawab wilayah Puskesmas Bandar Khalipah kepada eksisnews.com beberapa waktu lalu.
Menurut para kades, mereka akan melaporkan hal ini ke Dinas Kesehatan Deli Serdang dan instansi terkait lainnya terkait tanda tangan dan stempel desa yang diduga palsu tersebut.
Menanggapi informasi ini, Kepala Puskesmas Bandar Khalipah Rahmat Ginting ketika dikonfirnasi eksisnews.com Rabu(16/11/2022) menyebutkan bahwa SPPD yang berisikan tandatangan kepala desa dan stempel desa yang diduga palsu akan ditanyakan kepada stafnya.
“Saya baru tahu hal ini Bang, nanti saya tanyakan dulu pada staf saya,” ujar Kepala Puskesmas Bandar Khalipah itu.
Rahmat juga menerangkan bahwa semua kegitan Puskesmas untuk masyarakat yang dilaporkan ke Dinas Kesehatan Deli Serdang tidak ada yang fiktif.
“Semua kegiatan yang diloparkan tidak ada yang fiktif karena ada foto-foto kegiatanya, itu yang penting,” ujar Rahmat tanpa menyebut bahwa tanda tangan para kepala desa dan stempel desa sebagai tuan rumah kegiatan puskesmas juga penting.
“Yang dipentingkan dalam laporan ke dinas adalah foto-foto kegiatan Bang, kalau tentang tanda tangan itu nanti saya tanyakan dulu pada staf saya, sudah Bang, saya ada kegiatan pula ini,” ujar Rahmat sambil akan beranjak pergi dari ruang kerjannya karena ada kegiatan yang mendesak. (ENC-1)
Comments are closed.