Terkait Video Viral, Bawaslu Batubara Pastikan Rekaman Suara Tak Identik
EKSISNEWS.COM, Medan – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batubara memastikan rekaman suara yang beredar, terkait video viral di media sosial (medsos) yang melibatkan sejumlah Forkopimda Batubara, berbincang mendukung calon presiden (Capres) nomor urut 2, tidak ditemukan kesamaan atau tidak identik.
“Bawaslu Batubara sebelumnya menyandingkan rekaman yang viral itu dengan rekaman kami dari hasil keterangan pihak – pihak terkait (Forkopimda) bahwa analisa kami secara awam, kami tidak menemukan kesamaan atau tidak identik dengan kemiripan suara dari video yang beredar itu,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Batubara, M Amin Lubis didampingi Ketua Bawaslu Sumut, Aswin Diapari Lubis dan Saut BoangManalu anggota Bawaslu Sumut, Rabu (17/1/2024) di Kantor Bawaslu Sumut.
Diakui M Amin Lubis, pihaknya sudah melakukan pengambilan sampel suara kepada orang – orang (Forkopimda) yang terlibat dalam video seperti Kapolres, Dandim dan Kajari (kejaksaan negeri), termasuk bupati.
Berdasarkan hasil rapat pleno diputuskan tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran Pemilu.
“Ini hasil penelusuran dan bukan laporan, sehingga kami ambil tindakan cepat,” katanya menerangkan bahwa Bawaslu Batubara menerima informasi video viral itu pada Sabtu (14/1/2024) malam sekira pukul 20.37 WIB.
Sementara, Saut BoangManalu anggota Bawaslu Sumut menambahkan, penyampaian hasil penelusuran video viral tersebut hasil klarifikasi ke Forkopimda yang terkait didalam video adalah bentuk transparansi dari Bawaslu Batubara kepada publik.
“Jadi, Bawaslu Batubara dalam penanganan ini bukan ada penghentian dugaan pelanggaran itu. Penghentian itu boleh diartikan bahwa kemiripan suara itu yang dihentikan karena secara awam penelusuran yang dilakukan, itu tak ada kemiripan,” seru Saut.
Proses tetap lanjut, kata Saut, yang diberhentikan itu karena menyelamatkan instansi negara yang dicatut kedalam cover video itu, namun untuk kasus tersebut dipastikan tetap berlanjut untuk menemui siapa sesungguhnya yang berbicara dalam video itu.(ENC-2).
Comments are closed.