Dewan ‘Berang’ Bahas Zonasi Hanya Dihadiri Sekretaris Disdik

MEDAN, Ekisnews.com – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan terlihat berang saat rapat dengar pendapat (RDP) terkait bahasan tentang kebijakan zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini yang hanya dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.

“Kita nggak tahu kenapa Kadis (kepala dinas pendidikan) tidak hadir, ini catatan buruk bagi kita disaat mau membahas soal zonasi dimana kita dapat banyak laporan dari masyarakat, tapi yang hadir hanya sekretaris, kemana kepala-kepala sekolah yang kita undang apa memang sengaja tidak diberitahukan,” ujar Bahrumsyah selaku Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, dalam RDP yang digelar diruang Komisi II DPRD Medan, Senin (15/7/2019).

Dalam RDP tersebut juga hadir anggota Komisi II seperti Wong Chunsen, Rajuddin Sagala, M Yusuf dan Jumadi, disampaikan berdasarkan Permendikbud untuk system ini diberlakukan zonasi sebanyak 80 persen, prestasi 15 persen dan mutasi 5 persen.

“Nah, soal ini kita ada dapat laporan nggak benar, diantaranya bahwa system zonasi itu ditentukan panitia sendiri, sehingga diduga ada manipulasi zonasi,” tegasnya.

Persoalan muncul, saat Bahrumsyah mempertanyakan terkait daya tampung sekolah dalam penerimaan PPDB ini kepada Sekretaris Disdik, Abdul Johan Batubara, hasilnya Johan mengaku tidak mengetahui data tersebut.

“Orang tahu sekretaris yang mengelola, alurnya atau sturktur di organisasi itu tanpa melalui sekertaris, jadi seperti ini harusnya dipersiapkan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Johan mengaku akan menampung seluruh hasil pebahasan dengan Komisi II DPRD Kota Medan di Disdik Kota Medan, termasuk mempersoalkan daya tampung  sekolah dalam PPDB tersebut.

Pada kesempatan itu, Johan menambahkan pihaknya juga menerima laporan terkait sejumah siswa yang tidak dapat masuk meski jarak rumah ke sekolahnya ada di 200 meter. “Saya memang dapat laporan juga seperti itu yakni  di SMP Negeri 17, tapi kita minta klarifikasi, mungkin ada hal bagaimana memperhatikan zonasi agar lebih dekat lagi. Saya rasa ini nanti jadi perhatian kita,” pungkasnya.(ENC-2)

Comments are closed.