Gubsu Diminta Evaluasi Kepala OPD Bina Marga Serta Pemuda dan Olahraga
MEDAN, Eksisnews.com – Sejumlah massa mengatasnamakan Forum Rakyat Sumatera Utara (Forsu) mendatangi kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) di Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (16/7/2019). Dalam aksi tersebut, massa meminta Gubsu untuk segera mengevaluasi kepala OPD (organisasi perangkat daerah) di Bina Marga dan Bina Konstruksi serta Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara.
Menurut koordinator aksi , MF Daulay, keputusan gubernur atas penempatan kepala OPD dijajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), baik yang tukar tempat maupun dipertahankan terutama dengan pengangkatan kembali pejabat eselon II BIna Marga dan Bina Konstruksi Sumut yang pernah dicopot oleh mantan GUbsu Gatot Pudjonugroho karena diduga kuat terlibat skandal suap interpelasi dan persoalan temuan hasil audit BPK pada saat kepemimpinan terdahulu serta maraknya dugaan pengkondisian pemenang tender pelaksana pekerjaan serta jual beli , hal ini bukanlah perbuatan bermartabat.
Selain itu, kebijakan gubernur mempertahankan kepala OPD Dinas Pemuda dan Olahraga yang notabene terlibat sebagai pengumpul uang suap interpelasi mantan Gubsu Gatot Pudjonugroho yang kini telah menjadi terperiksa kasus dugaan korupsi pada instamsi hukum.
“Kami menilai juga bertolak belakang dengan program Bermartabat yang ingin Bapak wujudkan, dan apabila kebijakan ini diteruskan makam kami yakin Sumut Bermartabat tidak akan terwujud,” tegasnya dihadapan massa aksi.
Dikatakannya, masyarakat sangat mendambakan ketegasan bapak dalam menjalanan roda pemerintahan tanpa mengangkangi peraturan-peraturan Pemprovsu dan janji bapak tidak korupsi, serta konsistensinya dalam menempatkan kepala OPD yang bersih dari keterlibatan korupsi.
Diketahui, dalam aksi tersebut massa membawa sejumlah spanduk dan poster yang bertuliskan ‘Jangan janjikan Sumut Bermartabat kenyataannya hanya mimpi !!!. ‘Bapak Gubernur harus copot kepala OPD yang bermasalah sebelumnya.
Adapun, ditengah aksi berlangsung, perwakilan Pemprovsu, Noval Mahyar menemui mereka dan mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan kepadanya. Selanjutnya massa aksi membubarkan diri setelah Noval menjanjikan aspirasi tersebut akan disampaikannya langsung ke Gubsu yang disaat bersamaan sedang menjalani tugas keluar daerah.(ENC-2)
Comments are closed.