Sutrisno Soroti Edy Rahmayadi Akan Laporkan GMKI
MEDAN, Eksisnews.com – Sikap Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi yang akan melaporkan pengerusakan pagar Kantor Gubernur Sumatera yang diduga dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Medan kepada pihak berwajib saat berunjukrasa di depan pintu gerbang Kantor Gubsu pada Jumat (25/7) kemarin mendapat sorotan tajam anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan.
Menurutnya Gubsu Edy Rahmayadi terlalu reaktif terhadap pagar kantor gubernur yang mungkin terdampak akibat lambatnya respon Gubsu terhadap aksi GMKI pada saat unjuk rasa tersebut. Ancaman proses hukum yang dilontarkan Gubsu pada saat pertemuan dengan utusan GMKI di Aula Biro Humas dan Keprotokolan sangat reaktif, dan mengaburkan substansi aksi GMKI.
“Gubsu seharusnya fokus pada materi tuntutan aksi, bukan kepada teknis aksi. Saya yakin GMKI tidak pernah ingin berhadapan dengan pagar. Namun karena pintu ditutup untuk menghindari dialog. Kalau sejak awal Gubsu terbuka, buka jugalah pintunya, jangan ditutup!,” ujar politisi Partai PDI Perjuaangan tersebut.
Sikap Gubsu yang reaktif terhadap persoalan pagar, lanjut Sutrisno justru mencurigakan. Gubsu sepertinya tidak setuju dengan materi aksi GMKI. “Sikap ini semakin mempertegas sikap Gubsu yang tidak jelas terhadap penataan Danau Toba. Reaksi marah soal pagar ini memberi isyarat bahwa Gubsu tidak setuju dengan tuntutan aksi GMKI,” tegasnya.
Seperti diketahui, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dan Kasatpol PP Suriadi Bahar Kamis (1/8/2019) sore, menerima perwakilan GMKI Kota Medan di ruang Pressroom Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Diponegoro Medan.
Dalam pertemuan tersebut dari ucapan Edy Rahmayadi terlontar akan melaporkan pengerusakan pagar Kantor Gubernur Sumatera yang diduga dilakukan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Medan kepada pihak berwajib saat mereka melakukan aksi demo pada Jumat (25/7) kemarin
Edy menyebutkan pihaknya memiliki bukti yang cukup untuk melaporkan Ketua GMKI Kota Medan Hendra Manurung dan rekannya yang diduga telah melakukan pengrusakan pagar Gedung Kantor Gubernur Sumatera Utara, saat melakukan aksi demo di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Bukti tersebut berupa foto dan rekaman kamera saat GMKI Kota Medan melakukan aksi yang menyebabkan rusaknya pintu gerbang Kantor Gubernur Sumatera Utara.
Dalam kesempatan ini Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menunjukkan bukti foto dan gambar pengrusakan pagar Kantor Gubernur Sumatera Utara kepada wartawan dan perwakilan mahasiswa,sambil memerintahkan Kasatpol PP Suriadi Bahar agar melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian.
Sementara itu, Ketua GMKI Kota Medan Hendra Manurung bersama sepuluh rekannya dihadapan wartawan mengatakan,” bahwa pihaknya tidak ada niat untuk melakukan pengrusakan tersebut, kami hanya ingin menyampaikan aspirasi.
Namun setelah dua jam kami menunggu, tidak ada perwakilan dari pejabat Pemprovsu sehingga terjadi kejadian tersebut.
Comments are closed.