APH Diminta Periksa Penggunaan Dana BOS SD/SMP Swasta Tiara Kecamatan Percut Seituan

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan –  Penggunaan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) seringkali menjadi permasalahan yang sampai ke ranah hukum. Hal ini disebabkan banyak terjadi kesalahan/ ketidaksesuaian penggunaannya sehingga menjerat kepala sekolah ke ranah hukum, bahkan sampai kejeruji besi.

Seperti halnya penggunaan anggaran dana BOS SD Swasta Tiara Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang  yang diduga banyak kejanggalan dalam penggunaannya.

Ketua DPD Kabupaten Deli Serdang LSM  Penjara Indonesia Rudianto Sujiwo SH meminta Aparat Penegak Hukum (APH) yaitu Kejaksaan ataupun Kepolisian agar segera memeriksa penggunaan anggaran BOS SD Swasta Tiara Percut Sei Tuan Tahun 2021 sampai dengan Tahun 2022 yang diduga sarat penyimpangan dalam penggunaannya.

Terbukti di lapangan terlihat kondisi sekolah yang tidak terawat. Cat dinding sekolah terlihat kusam dan terkelupas

Padahal ada dana BOS dalam sarana dan prasarana (sapras) yang tidak sedikit yang digunakan pada TA 2022

Lanjut Sujiwo SH, bahwa LSM  Penjara Indonesia Deli Serdang akan segera melayangkan surat laporan kepada penegak hukum. Jika terbukti ada kesalahan agar ditindak tegas.

“Agar lebih jelas, aparat penegak hukum segera memanggil Kepala Sekolah SD/SMP Swasta Tiara untuk  dilakukan pemeriksaan,” tegas Sujiwo.

Dari data dan investigasi LSM  Penjara Indonesia Deli Serdang banyak komponen yang laporannya ada kejanggalan. Seperti pada Komponen :

– Sarana Prasarana Sekolah mencapai Rp.24.270.400 ditahun 2022.

– Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Pada tahap I ada anggaran sebesar Rp.1.192.500 padahal Penerimaan Peserta Didik Baru di bulan Juni/Juli atau ditahap II Anggaran Dana BOS dikucurkan.

– Pengembangan Perpustakaan
ditahap I. Rp.11.784.500
Tahap II. Rp.6.587.900
Tahap III. Rp.- – –

– Administrasi sekolah
Tahap I. Rp.6.872.200
Tahap II. Rp.2.244.900
Tahap III. Rp.37.800

– Penyediaan alat multi media
Tahap I. Rp ….
Tahap II. Rp.6.524.000

Saat dikonfirmasi kru eksisnews.com, Kamis (24/08/2023) ke nomor WhatsApp(WA)nya, kepala sekolah yang bernama Aishah tersebut dirinya akan melihat dulu LPJ sekolahnya.

“Nanti saya tengok dulu LPJnya kalau PPDB tahap I itukan bulan 6. ya klau mau di naikan beritanya, naikan aja,” katanya. (ENC-Andre)

Comments are closed.