Bangunan RKB, Laboraturium dan Jamban dari DAK di SMAN 2 Percut Sei Tuan Diduga Asal Jadi, Gubsu Warning Pejabatnya

EKSISNEWS.COM, Percut Sei Tuan – Proyek pembangunan ruang kelas baru, laboratorium dan jamban, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara diduga asal jadi dan tidak sesuai bestek.

Pantauan di lapangan terlihat, bangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN tersebut dikerjakan asal jadi. Bangunan ruang baru, laboraturium dan jamban, hanya menggunakan cor tiang dan pasang slop diatas tanah, tanpa mengorek pondasi bangunan.

Para tukang bangunan, tidak ada yang bisa menerangkan saat ditanya gambar rencana bangunan sebagai petunjuk pekerjaan. ” Kami hanya disuruh kerja Pak, gambar tidak ada sama kami,” kata salah seorang tukang bangunan kepada eksisnews.com beberapa waktu lalu.

Kepala SMAN 2 Percut Sei Tuan yang bernama Marsito,  sebagai penanggungjawab proyek bangunan tersebut kepada eksisnews.com mengatakan bahwa pembangunan ruang kelas baru, laboratorium dan jamban yang yang saat ini dikerjakan sudah sesuai aturan. “Itu semua sudah sesuai aturan, kalau tidak sesuai aturan, ya saya dipenjaralah,” ujar ujar  Marsito  kepada eksisnews.com  beberapa waktu lalu.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi sebelumnya telah memberikan warning  kepada para  pejabatnya di Dinas Pendidikan Sumut, agar jangan bermain-main dengan anggaran negara untuk bangunan sekolah SMA dan SMK di Sumatera Utara.

“Kalau ada pembangunan sekolah yang menyalah dan ada yang minta fee proyek laporkan ke saya,” ujar Edy Rahmayadi saat mengunjungi proyek pembangunan ruang kelas baru di SMAN 2 Madina  beberapa hari lalu.

Sementara itu Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Ikhsan Lubis saat dikonfirmasi adanya pekerjaan bangunan ruang kelas baru laboratorium dan jamban yang diduga menyalahi bestek, di SMAN 2 Percut Sei Tuan, mengatakan akan menanyakan hal tersebut di bagian program, dan Ikhsan Lubis menyebutkan akan mengunjungi sekolah SMAN2 Percut Sei Tuan dalam waktu dekat ini.

“Saya akan tanyakan hal ini ke bagian program, nanti saya lihat sekolah itu,” sebutnya saat bersama Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kunker di Madina  beberapa waktu lalu.

Pantauan di SMAN 2 Percut Sei Tuan, di tahun 2020 ini sekolah tersebut mendapatkan proyek DAK APBN, yang dikerjakan dengan swakelola untuk pembangunan labaraturium, Rp 370.016.000, ruang kelas baru tiga lokal sebesar Rp 702 030.000 serta dua kamar mandi dan jamban  sebesar RP 367.392.000. (ENC-1)

Comments are closed.