oleh

Bupati Madina Mendadak Gebrak Meja Pada Rapat Penanganan Covid-19

-SUMUT-17 views

EKSISNEWS.COM, Madina – Geram, Bupati Mandailing Natal (Madina) Muhammad Ja’far Sukhairi Nasution mendadak menggebrak meja dihadapannya pada pembahasan rapat penanganan Covid-19.

Rapat penanganan Covid-19 itu berlangsung di Aula Bupati Madina pada Senin (25/10/2021). Rapat tersebut dilakukan setelah Kabupaten Madina kembali ditetapkan PPKM Level 3, yang sebelumnya sudah menjadi Level 2.

Pada rapat itu juga dihari dari Kabag Ops Polres Madina dan Kodim 0212/TS yang diwakili Pabung. Selain itu juga dihadiri para Kepala Puskesmas, Camat, dan sejumlah SKPD Kabupaten Madina lainnya.

Ja’far Sukhairi mengeluarkan kekecewaanya, karena salah seorang Kepala Puskesmas ada yang ngerumpi disaat dia memberikan paparan mengenai penanganan Covid-19.

Jak’far Sukhairi mengibaratkan rapat penanaganan Covid-19 kali ini layaknya seperti pasar tumpah. Kemudian Bupati Madina itu menganggap Kepala Puskesmas itu dirinya enteng.”Jangan kalian anggap rapat ini menjadi pasar tumpah, apa kalian anggap enteng dengan Bupati sekarang ini,” kata Sukhairi.

Kemudian Bupati Madina menyuruh terhadap salah seorang Kepala Puskemas tereebut yang diduga menjadi pemicu kemarahannya untuk maju kedepan.”Ketawa-ketawa kalian disitu, tanda tanya, coba ibuk dulu yang bicara disini, coba biar puas, ayo dulu maju kedepan dulu. Jangan kalian anggap kepala puskesmas ini darah biru dan tidak bisa dicopot, kita membahas dengan serius.Merasa hebat, sehingga besok tida bisa di ganti ya,” ujar Bupati dengan nada kekesalanya.

Tak berselang lama, Bupati Madina meninggalkan rapat tersebut didampingi ajudannya. Sementara rapat penanganan Covid-19 tetap berlanjut dan dipimpin oleh Sekda Madina.

Bupati Madina menyampaikan penetapan Level 3 untuk PPKM Covid-19 di Kabupaten Madina karena masih minimnya angka target vaksinasi Covid-19.

Kemudian kata Bupati, pihaknya akan melakukan door tow door, untuk bisa mancakupi target vaksinasi dengan maksimal. Setelah itu posko vaksin di tingkat kecamatan atau pun desa dan kelurahan mulai diaktifkan setalah rapat itu selesai.

“Sehingga capaian vaksinsasi Covid-19 di 8 November ini target bisa kita mampu diatas 50 persen,” imbuhnya. (ENC-HL)

 

Komentar

Baca Juga