Deklarasi Dukung Prabowo – Sandi, MS Kaban Sebut Perbedaan itu Demokrasi

MEDAN, Eksisnews.com – Ketua Majelis Syuro DPP PBB, MS Kaban menyebutkan perbedaan pilihan saat ini sangat memperkaya demokrasi pada Pemilu 17 April 2019. Hal ini menyusul secara resmi Ketua Umum DPP PBB, Yusril Ihza Mahendra bersikap mendukung Pasangan Calon (Paslon) Presiden-Wakil Presiden nomor urut 01.

Ketua Majelis Syuro DPP PBB, MS Kaban mengatakan dirinya tidak ikut dengan keputusan Yusril untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, Yusril mendukung Jokowi-Ma’ruf agar PBB bisa lolos ke Parlemen.

“Beliau (Yusril) mendukung penguasa agar PBB bisa lolos ke parlemen. Saya tidak sepakat, kita ingin PBB lolos ke parlemen dengan dukungan umat serta mendukung calon presiden pilihan ulama,” kata MS Kaban saat acara deklarasi 80 dukungan PBB ke Prabowo-Sandi, di Medan, Minggu (10/2/2019).

Mantan Menteri Kehutanan itu menilai kondisi Indonesia sudah mengkhawatirkan. Salah satu indikatornya makin banyaknya hutang.

“Dalam 3 tahun terakhir Indonesia mencicil hutang sekitar Rp1.300 triliun. Walaupun cicilan begitu banyak, hutang Indonesia tidak juga selesai,” ungkapnya.

Indonesia, lanjut dia, butuh sosok pemimpin yang kuat. Karena banyak tantangan yang akan dihadapi dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang.

“Butuh pemimpin yang kuat untuk memimpin Indonesia, sosok itu ada di Prabowo-Sandi,” tegasnya. 

Sebelumnya,  Ketua Pelaksana Deklarasi, M Ferdian, ST mengatakan,

kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada Ketua Umum DPP PBB Prof Yusril Ihza Mahendra dan penghormatan pada Ketua Majelis Syuro  H MS Kaban. Bahwa deklarasi dilakukan didasari kondisi masyarakat yang berkeinginan di tahun 2019 ini ganti presiden.

“Kami buat forum para caleg dari PBB, dimana atas dasar keinginan masyarakat minta ganti presiden, jadi kami istqomah dan berdasarkan komitmen bersama caleg dideklarasikanlah ini,” pungkasnya, disaksikan Ketua Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Sumatera Utara, Gus Irawan.(ENC-2)

Comments are closed.