Dikatakan Anggota DPRD Medan ini di Peringatan Sumpah Pemuda kepada Pemko Medan 

EKSISNEWS.COM, Medan – Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 bukan sekadar momentum seremonial untuk mengenang sejarah perjuangan pemuda di masa lalu.

Lebih dari itu, hari bersejarah ini seharusnya menjadi titik refleksi bagi seluruh elemen bangsa, khususnya Pemerintah Kota (Pemko) Medan, dalam menatap realitas sosial yang tengah dihadapi generasi muda saat ini.

“Kita tidak bisa menutup mata bahwa di balik semangat dan potensi besar para pelajar, tersimpan pula keresahan mendalam terhadap meningkatnya keterlibatan mereka dalam tindakan kriminal seperti begal dan penyalahgunaan narkoba,” ucap Ahmad Afandi Harahap anggota DPRD Kota Medan, kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).

Dijelaskannya, fenomena ini bukan sekadar persoalan moral, melainkan sudah menjadi alarm sosial yang menuntut intervensi serius dari seluruh pihak, terutama pemerintah daerah.

“Saya melihat bahwa Pemerintah Kota harus hadir lebih aktif dan terarah dalam membangun ekosistem pembinaan generasi muda tidak hanya dalam bentuk kegiatan seremonial atau kompetisi. Tetapi, juga lewat program pembinaan karakter, penguatan pendidikan agama, literasi digital, dan pendidikan moral di sekolah-sekolah.”ujarnya

Ditambahkannya, Pemko Medan juga perlu memperkuat sinergi lintas sektor, antara dinas pendidikan, dinas sosial, aparat penegak hukum, dan lembaga keagamaan untuk menciptakan sistem pengawasan serta pembinaan terpadu terhadap pelajar yang berpotensi terjerumus ke perilaku menyimpang.

Pendekatan yang hanya berbasis penindakan tidak akan menyelesaikan akar persoalan, d butuhkan pendekatan humanis dan preventif, agar mereka yang salah langkah bisa dikembalikan ke jalan yang benar.

Selain itu, perhatian serius juga harus diberikan pada ruang-ruang ekspresi positif bagi anak muda. Banyak pelajar yang terjebak dalam perilaku destruktif karena tidak memiliki ruang untuk menyalurkan energi dan kreativitasnya.

“Pemerintah bisa memperbanyak pusat kegiatan pemuda, pelatihan keterampilan kerja, dan pemberdayaan ekonomi kreatif, agar mereka merasakan manfaat nyata dari perhatian pemerintah terhadap masa depan mereka,” ucapnya sembari menegaskan, hari Sumpah Pemuda mengingatkan bahwa bangsa ini pernah dibangun oleh anak muda yang berpikir maju, berani bersatu, dan memiliki arah perjuangan yang jelas. Kini, tugasnya adalah memastikan semangat itu tidak padam dan yang lebih penting, tidak tergelincir ke jalan yang salah.

“Saya mengajak Pemerintah Kota Medan, para guru, orang tua, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga anak-anak kita. Jangan biarkan mereka menjadi korban zaman, tetapi jadikan mereka pelaku perubahan bagi masa depan Kota Medan yang lebih baik, berkarakter, dan berdaya saing,” terangnya.(ENC-2).

Comments are closed.