DPRD Medan : Sebelum 15 Desember Kita Harap Gaji Guru Non PNS di Cairkan
MEDAN, Eksisnews.com – Pimpinan DPRD Kota Medan menekankan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar segera mencairkan gaji guru non PNS (honorer) sebelum tanggal 15 Desember 2019 mendatang.
“Kami minta ke Pemko (Medan) ini tinggal 15 hari lagi, sebelum 15 Desember kita harap sudah bisa di eksekusi, kalau tidak kita jewer,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Bahrumsyah dalam acara Sosialisasi dan Silaturahmi Terkait Bantuan APBD Kota Medan Tenaga Pendidik dan Tenaga Administrasi Sekolah se-Kota Medan Sekaligus Peringatan Hari Guru Nasional 2019 di Aula Yayasan Al ManarJalan Karya Bakti, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (30/11/2019).
Diakui Ketua DPD PAN Kota Medan ini, segera dicairkannya dana hibah untuk peningkatan kesejahteraan guru non sertifikasi dan non PNS yang telah dianggarkan di APBD Kota Medan tahun anggaran 2019.Setelah verifikasi selesai dilakukan, bantuan akan disalurkan langsung melalui rekening masing-masing guru honorer, setelah melalui kordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan,”Ini ga sampai seminggu lagi cair kalau datanya sudah sinkron,” tegasnya.
Dan, terkait singkronisasi data ,disebutkan Bahrum, pihaknya sudah sepakat pada, Senin (2/12/2019) DPRD Kota Medan sudah mulai menjadwalkan Banmus,”Artinya setelah Banmus, komisi terkait yakni Komisi 2 dapat menggelar rapat pada selasa atau rabu, dengan agenda memanggil dinas bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), supaya cepat klir, karena uang sudah ada kalau tidak dilaksnakan bisa silpa,” ungkapnya.
Ungkapan senada dikatakan Rajuddin Sagala bahwa DPRD Medan dalam hal ini sudah merekomendasikan agar honor para guru (non PNS) itu dibayar sesuai klaster, namun Pemko tak melakukan itu justru hanya membayar 6 bulan.
“Kami tegaskan disini tahun ini 2019 yang tinggal dua minggu tutup buku kita pastikan dengan pak Sofyan (Kepala BPKAD) wakil dari Pemko itu harus sdh cair seluruhnya, tuturnya.
Terkait data guru (non PNS) ternyata sampai hari ini data guru yang belum akurat dan data itu diserahkan ke Disdik Medan, “Nanti itu akan kami adu dengann data yg diserahkan ke kami dan diterima oleh Disdik, kalau tidak sisip tambahannya semua guru harus dapat dana hibah tersebut,” harapnya.
Terakhir, tambahnya, terkait data itu harus akurat rekening Bank Sumut harus aktif.”Jangan salahkan karena rekening tak aktif, mulai senin lihat apakah data sdh tersampaikan ke Disdik, kalau sdh oke ga ada alasan Pemko menunda sampai satu tahun,” tukasnya.(ENC-2)
Comments are closed.