Dukung Inovasi PengawasMU, Wali Kota Medan Dorong Inspektorat Jadi Mitra Strategis ASN
EKSISNEWS.COM, Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mendukung penuh inovasi digitalisasi pengawasan internal yang digagas Inspektur Kota Medan sekaligus Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi.
Dukungan itu disampaikan Rico Waas saat menjadi mentor dalam Seminar Hasil Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Kantor BPSDM Provinsi Sumut, Rabu (23/9/2026).
Proyek perubahan yang dihadirkan Erfin Fachrurrazi berupa Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor, melalui inovasi digitalisasi bernama PengawasMU (Pengawasan Medan Untuk Semua), yaitu sebuah inovasi digitalisasi pengawasan internal, pemantauan tindak lanjut rekomendasi pemeriksaan, konsultasi online, whistleblowing system, pengelolaan data pengawasan, dan penyajian informasi kinerja terpusat.
Dalam forum itu, Rico Waas menilai pentingnya mengubah citra Inspektorat dari lembaga yang ditakuti menjadi mitra strategis tempat berkonsultasi. Ia menyoroti sejumlah perilaku ASN yang kerap menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat, mulai dari ketidakprofesionalan pelayanan, budaya nongkrong di kafe saat jam kerja, hingga persoalan pungli dan korupsi. Maka dari itu, melalui sistem digital yang baru, Rico Waas ingin Inspektorat diberi “nyawa baru” yang berfokus pada pencegahan ketimbang sekadar penindakan.
“Keinginan kami adalah Inspektorat memiliki nyawa sepenuhnya untuk menjaga integritas ASN. Inspektorat bukan jabatan yang ditakuti atau menakut-nakuti, tapi harus menjadi lembaga yang dihormati karena menjalankan fungsi sesuai aturan,”ujar Rico Waas.
Menurut Rico Waas lagi, fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) seharusnya lebih menitikberatkan pada tindakan pencegahan ketimbang penindakan berulang. Adanya fitur konsultasi online dalam aplikasi ini dinilai memfasilitasi ASN maupun Perangkat Daerah untuk berdiskusi mengurai masalah sebelum berkembang menjadi pelanggaran hukum.
“Melalui sistem aplikasi yang dirancang, saya berharap Inspektorat Kota Medan kini difungsikan sebagai konsultan internal (trusted advisor) tempat para ASN berkonsultasi mengenai tata kelola proyek dan aturan hukum agar terhindar dari pelanggaran,”harapnya.
Sementara itu, Erfin Fachrurrazi menjelaskan bahwa inovasi digital yang diberinama PengawasMU dirancang untuk mendorong pengawasan yang modern, transparan, terintegrasi, dan proaktif.
“Beberapa fitur utama dalam platform digital ini meliputi pemantauan real-time, dengan cara menjangkau tindak lanjut rekomendasi pemeriksaan dan pengelolaan data kinerja. Selanjutnya layanan konsultasi online, berupa ruang diskusi bagi OPD bersama Inspektorat sebelum menjalankan program kerja. Serta Whistleblowing System (WBS), yaitu sebuah kanal aduan bagi pihak internal maupun masyarakat luas,” jelas Erfin Fahrurrazi.(ENC-1)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.