Edy Berharap Instalasi Pembibitan Ternak Sapi Potong di Palas Jadi Andalan Sumut

EKSISNEWS.COM, Palas – Sebagai Gubernur Sumatera Utara yang selalu dekat rakyatnya, Edy Rahmayadi tetap memperhatikan dan memperjuangkan kebutuhan rakyatnya.

Bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Lubis, orang nomor satu di Pemerintahan Sumatera Utara (Pemprovsu) dan para pejabatnya mengunjungi beberapa daerah kabupaten/kota guna melihat langsung kebutuhan rakyatnya dengan berkoordonasi dengan para kepala daerah.

Di Padang Lawas (Palas) Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meresmikan instalasi pembibitan ternak sapi potong di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Barumun Selatan, pada Selasa (15/6/2021) pagi.

Kedatangan Gubernur Sumut dan Ketua Tim Penggerak PKK yang juga bersama Wakil Bupati Palas Ahmad Zarnawi Pasaribu dan Pemimpinnya Palas disambut oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Peternakan Jubir serta Kepala Kepala UPT Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provsu di Panas, Uli Niati Harahap.

Setelah menggunting pita yang dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK sebagai beroperasinya gedung tersebut, kemudian acara dilanjutkan dengan pertemuan kepada masyarakat Palas, para kepala desa, camat dan ASN Palas.

Gubsu Edy dalam sambutannya berharap, hal ini dapat meningkatkan produksi sapi dan mendorong Palas menjadi salah satu lumbung ternak di Sumut.

Gubernur Edy bercerita bahwa dulunya pada 2019 lalu saat pertama melihat kawasan areal Padang Lawas yang dulunya hanya kebun sawit dan karet. ” Dengan luas 22 hektar diharapkan dari instalasi ini dapat menghasilkan pasokan daging sapi sebagai lumbung sapi di Sumut.

Gubsu Edy mengatakan harus jeli melihat spesifikasi daerah. Sesuai namanya, nama Padang Lawas mencerminkan sebuah hamparan luas. “Kita harus bisa membedakan mana kota mana desa. Saya sebagai gubernur harus tahu apa yang harus saya lakukan begitu juga pak bupati ,” sebutnya.

Edy mengajak Porkopimda Palas untuk bersama mendorong masyarakat untuk melakukan hal pengembangan peternakan sapi di dengan jumlah wilayah hamparan yang cukup luas di Palas.

Rumput yang namanya odot ini ditanam disini bisa sesubur ini. Rumput odot ini bisa dikembangkan oleh masyarakat jadi tidak tanaman sawit saja. Nanti rakyat cukup menanam odot, biar instalasi yang beli, karena rumput yang disini tak cukup,” kata Edy.

Peresmian instalasi pembibitan ternak sapi yang memiliki kandang seluas 6 hektare (ha) dan mampu menampung 300 ekor sapi tersebut, ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Instalasi ini juga memiliki lahan pengembangan rumput odot atau pakan ternak seluas 16 ha, yang mampu memenuhi kebutuhan pakan ternak sapi yang ada. Jenis sapi yang diternak baragam, mulai dari Brahman  hingga Limosin. Begitu juga dengan  jenis rumput yang ditanam, mulai dari odot, kingres hingga pakcong.

Disampaikan Gubernur, saat ini produksi daging sapi di Sumut berkisar 23 persen dari kebutuhan masyarakat Sumut. “Kita (Sumut) kekurangan daging, untuk itu, kehadiran instalasi pembibitan ternak sapi potong  ini diharapkan dapat menggenjot produksi daging sapi kita,” ujar Gubernur.

Kabupaten Palas, kata Gubernur, sangat cocok sebagai lahan peternakan. Apalagi dahulu daerah ini juga pernah dijadikan sebagai wilayah ternak oleh pemerintah kolonial Belanda.

“Kalau kita belajar sejarah Riau, dulu daging itu datangnya dari sini (Palas), bahkan Aceh dari sini. Apalagi Tabagsel semua dari sini. Daerah ini (Palas) didesain oleh Belanda memang untuk pertanian dan ternak, ” kata Edy Rahmayadi.

Edy juga mengharapkan, agar daerah kabupaten/kota dapat mengembangkan wilayahnya masing-masing sesuai dengan potensinya. Jadi, pada kepala daerah harus memahami potensi wilayahnya masing-masing, sehingga dapat dikembangkan menjadi keunggulan daerah.

Wakil Bupati Padang Lawas Ahmad Zarnawi Pasaribu mengapresiasi pembangunan instalasi pembibitan ternak sapi potong di Palas. Menurutnya hal tersebut akan membuat Palas sebagai lumbung pangan ternak di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

“Terima kasih Bapak Gubernur yang telah membangun instalasi pembibitan ternak sapi potong yang manfaatnya untuk menunjang masyarakat Palas, sehingga Palas kembali sebagai lumbung ternak Tabagsel, mudah-mudahan ini bermanfaat,” katanya.

Di akhir acara Gubsu Edy juga menyerahkan alat rekam KTP elektronik, satu alat kesehatan dari Dinkes Sumut kepada Wakil Bupati Palas dan peninjauan ternak sapi dan kandang sapi serta tanaman pakan sapi (rumput odot) di kawasan gedung instalasi pembibitan ternak sapi potong di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Barumun Selatan. (ENC-1)

Comments are closed.