Empat Pencuri Sepeda Motor di Kampus USU Babak Belur, Seorang Warga Tewas

MEDAN, Eksisnews.com – Nekat mencuri sepeda motor di areal lingkungan kampus Fakultas Tehnik USU membuat keempat tersangka nyaris tewas akibat dihajar massa, pada Sabtu (13/04/2019) pagi.

Informasi yang diperoleh Minggu (14/04/2019), awalnya keempat orang tersangka dengan mengendarai mobil sedan BK 1613 BM langsung berhenti di dekat pelataran parkir Fakultas Tehnik USU yang kemudian salah seorang tersangka, Armen Purba (27) warga Jalan Karya 7 Tanah Garapan ini pun langsung turun dari dalam mobil tersebut untuk mencuri sepeda motor abu-abu BK 6219 ACK milik korban.

Dalam menjalankan aksinya tersangka terlebih dahulu memotong kabel kunci kontak, namun karena tak kunjung hidup juga lalu tersangka yang tak mau kehabisan akal langsung mendorong sepeda motor milik korban.

Akan tetapi tersangka yang tak sadar jika aksinya dilihat oleh salah seorang mahasiswa dan langsung meneriaki tersangka Armen Purba maling. Dalam hitungan detik massa yang mendengar suara teriakan keras mahasiswa tersebut langsung berusaha mengejar tersangka hingga akhirnya tersangka kritis dihajar amukan emosi massa.

Sementara, ketiga orang rekan tersangka yang melihat temannya yakni Armen Purba dihajar massa karena ketangkap mencuri sepeda motor langsung tancap gas untuk kabur.

Mobil sedan yang dikemudikan oleh tersangka Said Reza (31) warga Jalan Medan Permai No. 3. Komplek Puri Zahara 2, karena gugupnya dengan kecepatan tinggi langsung menabrak sepeda yang dikendarai korban Zulham (50) sebagai penjual koran warga Jalan HM Said Gang Kacung No 48 Medan Perjuangan.

Nyawa Zulham tak tertolong dan akhirnya tewas di Rumah Sakit USU saat menjalani perawatan secara medis selama 2 jam. Bahkan salah seorang mahasiswa, Rizki Afit Pratama Purwadi warga Jalan Sultan GG.Amal Tanjung Morawa, yang sedang melintas di lokasi juga mengalami luka akibat ditabrak mobil yang dikendarai rekan tersangka tersebut.

Begitu juga dengan ketiga orang rekan tersangka yang berada dalam mobil sedan tersebut pun tak luput dari amukan massa hingga nyaris tewas.

Petugas kepolisian unit Reskrim Polsek Medan Baru yang mendapatkan informasi langsung turun ke lokasi TKP. Setelah petugas tiba di lokasi langsung berusaha mengamankan keempat tersangka dari amukan emosi massa.

Sebelum ke empat tersangka di amankan ke Mako, terlebih dahulu pihak petugas membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan medis atas luka kritis yang dialami keempat tersangka akibat dihajar massa. Begitu juga dengan barang bukti yang ada, turut serta ikut diamankan pihak petugas guna kepentingan proses hukum lebih lanjut.

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Ermindo Tobing melalui Kanit Reskrim Iptu Philif Purba membenarkan telah mengamankan keempat tersangka pencuri sepeda motor di kampus Fakultas Tehnik USU bersama barang buktinya.

“Benar kalau keempat tersangka sudah kita amankan bersama barang buktinya berupa satu unit mobil sedan Honda BK 1613 BM warna hijau milik para tersangka beserta satu Kunci T dan satu unit sepeda motor milik korban untuk kepentingan proses selanjutnya.

Korbannya ada dua orang, pertama seorang korban pengendara sepeda motor meninggal dunia di RS setelah menjalani perawatan medis. Korban meninggal akibat awalnya saat melintas di lokasi dengan memakai sepeda langsung ditabrak mobil tersangka dengan kecepatan yang tinggi dan seorang mahasiswa yang juga melintas di lokasi juga terluka akibat disenggol oleh mobil yang kendarai rekan-rekan tersangka.

Selain itu dua, orang saksi kita mintai keterangannya untuk kepentingan proses,” kata Iptu Philif kepada wartawan sembari menyebutkan nama-nama ke empat orang tersangka tersebut yaitu atas nama tersangka Said Reza(31) warga Jalan Medan Permai No. 3. Komplek Puri Zahara 2 (Sebagai Driver mobil sedan Honda BK 1613.BM), Armen Purba(27) warga Jalan Karya 7 Tanah Garapan (Sebagai tersangka utama yang mendorong sepeda motor milik korban), Indra Sahputra(34) warga Jalan Sei Mencirim Dusun 5, Terminal Pinang Baris No.25 dan April Andreas (20) warga penduduk Jalan Sei Mencirim Dusun 5. (ENC- Bucos)

Comments are closed.