Film Pabrik Gula Uncut: Versi Tanpa Sensor sangat banyak di minati
EKSISNEWS.COM, Medan – Meski sempat kontroversi diawal peluncuran gambar penayangan dari Film Horor Pabrik Gula ini, sehingga pihak rumah produkasi yakni MD Pictures harus menghadirkan dua versi berbeda, yang disesuaikan dengan klasifikasi usia penonton.
Klasifikasi tersebut ada versi Jam Kuning yakni untuk usia 17+ dan versi Jam Merah atau Uncut yang diperuntukkan bagi penonton berusia 21 tahun ke atas.
Versi Jam Merah menghadirkan pengalaman menonton yang lebih mendalam dengan alur yang lebih jelas, serta tambahan elemen horor yang lebih eksplisit.
Dua versi ini tetap memiliki inti cerita yang sama, tetapi ada beberapa elemen tambahan yang membuat storytelling lebih utuh dan menegangkan di versi Uncut,” ujar Manoj Punjabi.
Terpisah, Lamhot Hutajulu S.Sos anak pengusaha Kota Medan mengapresiasi film horor pabrik gula tersebut, dimana saat tayang perdananya kemarin justru sangat ramai, dengan kondisi full di setiap bioskop ruangan IMax di Kota Medan.
“Ramai sekali, bangku full, ini sangat kita apresiasi, mulai dari tayang perdana nya,” ujar Lamhot.
Menurutnya, antusias masyarakat khususnya di Kota Medan ini terhadap Film Pabrik Gula sangatlah luar biasa, dan sangat membanggakan.
Penayangan perdana ini menandai sebuah langkah besar, dan memacu para sineas Indonesia untuk terus berkarya berkreasi di dunia perfilman hingga menembus perfilman dunia, aminkata ,” Lamhot saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon.(ENC-2).

Comments are closed.