Fraksi Golkar DPRD Medan Pertanyaan Kendala PAD Disektor Pajak Daerah
EKSISNEWS.COM, Medan – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan mempertanyakan kendala dalam pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) terutama dari sektor pajak daerah.
Mengingat, kondisi saat ini yang sudah landai dari Covid-19. Untuk itu, Fraksi Golkar mengharapkan agar Pemerintah Kota (Pemko) dapat terus menggali sumber-sber pendapatan daerah dan dapat terus melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD Kota Medan.
“Berdasarkan itu, kami ingin mengetahui langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan Pemko Medan kedepannya,” ujar Mulia Asri Rambe atau Balek, Senin (6/6/2022) diruang rapat paripurna saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap nota pengantar Walikota Medan atas Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Medan tahun anggaran 2021.
Diketahui, secara akumulatif, realisasi pendapatan untuk tahun anggaran 2021 tercatat mencapai Rp5,02 triliun lebih, terdiri dari PAD sebesar Rp1,90 triliun lebih, pendapatan transfer sebesar Rp2,97 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp138,99 miliar lebih.
Realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2021 ini mencapai 96,43% dari target yang ditetapkan persentase pencapaian pendapatan tahun anggaran 2021 mengalami kenaikan sekitar 9,8% jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2020.
Kenaikan ini menunjukkan bahwa Pemko Medan selama tahun anggaran 2021 telah berupaya memaksimalkan peningkatan PAD akan tetapi dari sisi pajak daerah masih belum terealisasi secara optimal.
“Apa hal yang menjadi kendala dan faktor penghambat didalam pencapaian PAD dari sektor pajak daerah, mohon penjelasan ?,” kata Bayek dalam pemandangan umum fraksi yang dibacakannya tersebut.(ENC-2)
Comments are closed.