EKSISNEWS.COM, Batubara – Hujan Leba tidak menghalangi sang pejuang Dhuafa untuk membantu warga yang kurang mampu,
Dilakukan Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH saat mengetahui ada warga miskin, Seorang Nenek yang hidup dengan kedua anaknya Yang sakit jiwa.
Rodiah Nenek (82) tahun warga Desa Guntung kec. Lima puluh pesisir Kabupaten Batubara, rela bertahan hidup demi mengurus anak nya yang saat ini migidap gangguan jiwa, Nurdin (40) dan Isna (38) adalah anak anak dari Nek Rodiah yang masih hidup dan saat ini kedua anak dari Nek Rodiah ini mengidap gangguan jiwa.
Saat Pantauan awak media Rabu (31/03/2021) menelusuri kehidupan Nek Rodiah (82) anaknya yang bernama Nurdin saat ini tinggal bersama ibunya Nek Rodiah di rumah, karena sering mengamuk terpaksa Nurdin saat ini di aman kan dengan di tempatkan yang menurut warga suda aman di rumahnya sendiri. Namun Isna (38) yang juga sedikit megidap gangguan jiwa tak nampak berada di rumahnya di karenakan sering keluar dari rumah berjalan keliling kampung dan pulan pada malam hari.
Nek Rodiah yang berasil di wawancarai awak media mengatakan kalau penyakit anak nya ini timbul saat Abang beradik ini pulang dari negri Jiran Malaysia pada 10 tahun yang lalu, mereka jadi sering mengamuk saat hari hujan dan sering merusak rumah hinga pintu dan jendela sering kali menjadi sasaran amukanya ,
Nek Rodiah juga mengatakan kalau dirinya pun sering mendapat perlakuan kasar terhadap anaknya yang tiba tiba sering mengamuk , hingga masyarakat selalu mengungsikan dirinya dan anak anak nya.
“Ya walau begini mereka adalah anak anak saya apapun yang terjadi kepada saya, saya ihklas menerimanya, Ayah mereka sudah meninggal 15 tahun lalu, saya hidup dengan pasrah, saya sudah tua, tak bisa mencari nafkah buat mereka, hanya belaskasihan dari orang yang saya harapkan, diberi apa saja saya terima, asal anak anak saya yang saat ini sedang sakit bisa makan dan hidup,” ungkap Nek Rodiah dengan meneteskan air mata.
Semetara Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH yang mengetahui kejadian dan kisah menyedihkan ini tanpa menunggu lama langsung bergerak menuju rumah Nek Rodiah dan anak anaknya.
Ditengah Rintik hujan Kapolres yang di juluki Sang pejuang Dhuafa ini berjalan dengan langkah yang ihklas menuju kediaman Nek Rodiah dan anaknya tersebut.
Kapolres di selah-selah Kunjungannya mengatakan , Saya akan perbaiki Rumah Ibu Rodiah dengan membelikan pintu rumah, juga akan membawa Nurdin anak Nek Rodiah untuk dibawa kerumah sakit kejiwaan
“Saya sangat terharu dengan Perjuangan sang ibu yang dengan tulus memperjuangkan anak-anaknya saat ini, yang mengidap gangguan jiwa , membersikan kotoran, air kecil dan besarnya setiap hari, menyuapi anak anak nya agar tetap hidup , sunggu luar biasa perjuangan Nek Rodiah, semoga Allah memberikan kemudahan kemudah untuk ibu Rodiah ini.
Dalam menyabut bulan suci Ramadan ini, saya akan terus pantau juga akan memberikan bantuan kepada ibu Rodiah yang nantinya akan di pantau langsung oleh Babinkantibmas yang ada di desa ini .agar memproritaskan ibu Rodiah,” ungkap Kapolres sang pejuang Dhuafa ini. (ENC-Bm)
Comments are closed.