Ini Kata Renville Soal LPJU di Medan
MEDAN, Eksisnews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Renville Pandapotan Napitupulu ST mengakui persoalan lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Kota Medan, mendominasi sejumlah pengaduan yang diterimanya di masyarakat.
“Masalah lampu, masyarakat sangat banyak komplain. Karena kalau mereka mau adukan ke kepling tak ada titik temunya, ke kelurahan pun tak ada yang sampai, makanya mereka ke kita lah ngadunya,” kata Renville, Jumat (20/9/2019) diruang kerjanya.
Diakui politisi dari partai solidaritas Indonesia (PSI) Kota Medan ini, menerima pengaduan masyarakat ini sudah dilakukannya sejak sebelum menjadi dewan, respon yang dilakukannya saat itu membuktikan langsung seluruh tiang lampu yang sudah lama padam, kemudian melaporkannya ke dinas terkait (Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan).
“Kebetulan saya juga orangnya rajin jalan, maka saya singgahi lokasi-lokasi yang disampaikan. Jadi, sebelum jadi dewan sudah kita lakukan itu,” ujarnya.
Tidak hanya itu, ungkapnya, dirinya juga memanfaatkan media sosial (facebook) untuk menyampaikan kondisi LPJU yang banyak padam di beberapa lingungan warga terdekat.
“Saya contohkan seperti di Sei Sikambing D, itu saya bereskan semua satu kelurahannya kecuali Jalan Damai dan Jalan Ketetapan, mungkin soal prioritas yang ditangani pihak dinas (Pemko Medan) terhadap jalan-jalan tertentu,” paparnya.
Namun demikian ditegaskan Renville, dirinya tetap fokus ke persoalan LPJU,”Kenapa ? karena kalau padam memicu kejahatan disana. Lihat saja di Jalan Sei Wampu karena gelap sebelumnya, bisa kita temui perempuan ga bener disitu, begal juga, makanya sangat rawan kan,”tandasnya.
Untuk itulah dikatakannya, dengan duduk sebagai anggota DPRD Kota Medan saat ini, selain akan mengaspirasi seluruh laporan warga di daerah pemilihannya, juga menyikapi langsung keluhan mengenai lampu ke pada dinas terkait.”Kalau kita turun langsung ke dinas, akan terlihat keseriusan kita, hasilnya juga akan sesuai harapan,” pungkasnya.(ENC-2)
Comments are closed.