Jalan Simpang Jodoh Rusak Parah, Camat, Muspika dan Ormas Gotongroyong

PERCUT SEI TUAN, Eksisnews.com – Rusaknya badan jalan di Simpang Jodoh Pasar Tujuh Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara yang terlihat berlobang-lobang menyebabkan sering terjadinya kemacetan arus lalu lintas

Apalagi kawasan ini dari malam sampai dini hari menjadi daerah sentra ekonomi jajanan kuliner rujak simpang jodoh yang sudah menjadi ikon di Tembung sejak dulu sampai ke daerah bahkan manca negara.

Selain dari pada itu Simpang Jodoh pada dini hari juga sebagai pusat jual beli hasil bumi berupa sayur mayur dari berbagai kawasan desa dan sekitar Percut Sei Tuan untuk kemudian didistribusikan di Pusat Pasar Medan.

Untuk menyahuti aspirasi masyarakat Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP bersama Muspika, Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Subroto, Danramil 13 PST Mayor Arh M.Rizal SH, Sekcam H.Harles HarahapnSH, Kasipem Drs Nasib Solichin MAP, Ketua PMI Deli Serdang H.Ismayadi SH, Kepala Desa beserta perangkat serta OKP dan Ormas secara swadaya melakukan gotong royong penimbunan badan jalan Simpang jodoh  dengan sertu Jum,at pagi (21/6).

Ketika dikonfirmasi di lapangan Camat Khairul kepada awak media menuturkan menunggu proyek pengerjaan jalan cor beton dari simpang Jodoh sampai Stasiun Kereta Api yang berasal dari APBD Deli Serdang tahun 2019, muspika mengambil kebijakan secara swadaya melakukan penimbunan badan jalan.

Ini merupakan salah satu wujud kepedulian, muspika dan prmas untuk menyahuti aspirasi masyarakat yang selama ini sangat terganggu akibat rusaknya badan jalan dan sumbatnya saluran drainase menyebabkan kalau hujan berakibat meluapnya air kebadan jalan.

“Oleh karenanya kami berharap agar masyarakat jangan menutup parit yang didepan rumah dan untuk tetap mengontrol saluran parit. Ini harus dilakukan karena lanning kanan kiri jalan Simpang jodoh belum permanen,” ujarnya.

Selain dari pada itu camat bersama Muspika Percut Sei Tuan juga mengimbau kepada masyarakat karena Jalan Simpang jodoh ini merupakan daerah wisata kuliner rujak, dan pusat perdagangan sayur mayur, menghimbau kepada para pedagang untuk tidak boleh berjualan di kanan kiri pinggir jalan.   

“Itu sudah diatur oleh Perda Kabupaten Deli serdang No 7 tahun 2015 tentang ketentraman dan ketertiban, pasal 31 ayat 2, Setiap orang atau badan dilarang berdagang, berusaha di bagian jalan/ trotoar, halte, hembatan penyeberangan orang (JPO) dan ditemapat tempat untuk kepentingan umum lainnya,” jelas camat

Salah seorang warga Desa Tembung Tugimin yang juga pemerhati pendidikan sangat prihatin dengan kondisi jalan di Simpang Jodoh tersebut.

“Mencermati dan memperhatikan kondisi Jalan Pasar VII Simpang jodoh Bandar Klippa yang sudah hancur, kami sebagai warga berharap Pemkab Deli Serdang melalui Dinas PU Bina Marga untuk secepatnya mengerjakan perbaikan jalan Simpang Jodoh sampai sepanjang Simpang Jalan Beringin Tembung lebih kurang 1 km.

Begitu juga proyek drainase di kanan kiri badan jalan belum permanen kami juga berharap melalui usulan Bangdes bisa secepatnya direalisasikan untuk mengatasi genangan air meluap di badan jalan yang menyebabkan rapuhnya badan jalan, karena salah satu kerusakan fatal badan jalan juga pengaruh genangan air.

Kami juga merasa bangga dengan camat dan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan serta OKP, ormas yang selalu kompak bersatu padu merespon aspirasi masyarakat secara swadaya melakukan penimbunan badan jalan menunggu pengerjaan badan jalan Simpang jodoh yang sudah disetujui dan dianggarkan Pemkab Deli Serdang,” pungkas Tugimin.(ENC-Akhmad).

Ok

Sembunyikan kutipan teks

Pada tanggal Jum, 21 Jun 2019 15.03, akhmad ompay <akhmadompay@gmail.com> menulis:

SAHUTI ASPIRASI MASYARAKAT,CAMAT PERCUT SEI TUAN BERSAMA MUSPIKA TIMBUN JALAN SIMPANG JODOH SECARA SWADAYA. 

Percut Sei Tuan.Eksisnews.com 

      Rusaknya badan jalan Simpang jodoh yang berlobang lobang menyebabkan sering terjadinya kemacetan arus lalu lintas,apalagi kawasan Simpang jodoh malam sampai dini hari menjadi daerah sentra ekonomi jajanan kuliner rujak simpang jodoh yang sudah menjadi ikon di Tembung sejak dulu sampai ke daerah bahkan manca negara.

      Selain dari pada itu Simpang jodoh pada malam dini hari juga sebagai pusat jual beli hasil bumi berupa sayur mayur dari berbagai kawasan Desa dan sekitar Percut Sei Tuan untuk kemudian didistribusikan di Pusat pasar Medan.

     Untuk menyahuti aspirasi masyarakat Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP bersama Muspika,Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Subroto,Danramil 13 PST Mayor Arh M.Rizal SH,Sekcam H.Harles HarahapnSH,Kasipem Drs Nasib Solichin MAP,Ketua PMI Deli Serdang H.Ismayadi SH,Kepala Desa beserta perangkat serta OKP dan Ormas secara swadaya melakukan gotong royong penimbunan badan jalan Simpang jodoh  dengan sertu Jum,at pagi (21/6).

      Ketika dikonfirmasi di lapangan Camat Khairul kepada awak media menuturkan menunggu proyek pengerjaan jalan cor beton dari simpang Jodoh sampai Stasiun Kereta Api yang berasal dari APBD Deli Serdang tahun 2019,Muspika mengambil kebijakan secara swadaya melakukan penimbunan badan jalan.

       Ini merupakan salah satu wujud kepedulian,Muspika dan Ormas untuk menyahuti aspirasi masyarakat yang selama ini sangat terganggu akibat rusaknya badan jalan dan sumbatnya saluran drainase menyebabkan kalau hujan berakibat meluapnya air kebadan Jalan.

     Oleh karenanya kami berharap agar masyarakat jangan menutup parit yang didepan rumah dan untuk tetap mengontrol saluran parit.Ini harus dilakukan karena lanning kanan kiri jalan Simpang jodoh belum permanen.

     Selain dari pada itu Camat bersama Muspika Percut Sei Tuan juga menghimbau kepada masyarakat karena Jalan Simpang jodoh ini merupakan daerah wisata kuliner Rujak,dan pusat perdagangan sayur mayur,menghimbau kepada para pedagang untuk tidak boleh berjualan di kanan kiri pinggir jalan.   

       Itu sudah diatur oleh Perda Kabupaten Deli serdang No 7 yahun 2015 tentang Ketentraman dan Ketertiban, pasal 31 ayat 2 “Setiap orang atau badan dilarang berdagang,berusaha dibagian jalan/ Trotoar, halte,Jembatan penyeberangan orang (JPO) dan ditemapat tempat untuk kepentingan umum lainnya”,Jelas Camat

      Salah seorang Warga Desa Tembung Tugimin yang juga pemerhati Pendidikan ketika mintai keterangannya mengatakan mencermati dan memperhatikan kondisi Jalan Pasar VII Simpang jodoh Bandar Klippa yang sudah hancur. 

      Kami sebagai Warga berharap Pemkab Deli Serdang melalui Dinas PU Bina Marga untuk secepatnya mengerjakan perbaikan jalan Simpang jodoh sampai sepanjang Simpang Jalan Beringin Tembung lebih kurang 1 km.

      Begitu juga proyek drainase di kanan kiri badan jalan belum permanen kami juga berharap melalui usulan Bangdes bisa secepatnya direalisasikan untuk mengatasi genangan air meluap di badan jalan yang menyebabkan rapuhnya badan jalan,karena salah satu kerusakan fatal badan jalan juga pengaruh genangan air.

      Kami juga merasa bangga dengan Camat dan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan serta OKP,Ormas yang selalu kompak bersatu padu merespon aspirasi masyarakat secara swadaya melakukan penimbunan badan jalan menunggu pengerjaan badan jalan Simpang jodoh yang sudah disetujui dan dianggarkan Pemkab Deli Serdang,pungkas Tugimin.(Enc Akhmad).

Comments are closed.