Jalan Umum Diserobot di Belawan, Massa DPW SIAP Sumut Demo ke Poldasu
EKSISNEWS.COM, Medan – Puluhan massa yang tergabung dalam Dewan Pengurus Wilayah Solidaritas Aktivis Peduli Sumatera Utara (DPW SIAP Sumut) pada Senin (23/11/2020), berunjuk rasa ke depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapolda Sumut) mendesak Kapolda Sumatra Utara Irjen Martuani Sormen agar pihaknya memeriksa Dirut STTC, Camat Belawan dan Kepala BPN Medan terkait dugaan tindak pidana penyerobotan tanah Jalan Akhmad Bekawan di Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan.
Menurut massa tanah yang selama ini menjadi fasilitas umum yaitu jalan diduga diserobot oleh pihak PT STTC
Massa juga mendesak Kapolda Sumut untuk menangkap Camat Medan Belawan yang diduga aktor intelektual dalam penyerobotan lahan seluas 13.431 M2 di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan sesuai pasal 485 ayat 1 KUHP.
“Kami meminta Bapak Kapolda Sumut agar melakukan penyelidikan serius terkait dugaan penyerobotan tahan 13.431 M2 di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan untuk fasilitas umum yang dihibahkan oleh saudara Julianto kepada masyarakat,” ujar Koordinator Aksi Soleh Nasution.
Dalam orasinya pihaknya juga meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang RI agara melalukan evaluasi kinerja Kepala BPN Kota Medan yang diduga ikut bekerja sama memululuskan penyerobotan tanah.m seluas 13.431 M2 di Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan.
” Kami meminta Menteri Agraria dan Tata Ruang RI agar mencopot Kepala BPN Medan yang diduga ikut bekerja sam melakukan penyerobotan tanah seluas 13.431 M2 di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan untuk PT. STTC.
Kami juga meminta Kepala BPN Kota Medan agar memberi keterangan terkait tanah 13.431 M2 di Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan yang sudah dihibahkan saudara Mujianto untuk diperuntukkan menjadi fasiltas umum atau jalan ,” tegasnya.
Pantauan di Mapolda Sumut, massa disambut Kompol H Simanjuntak dati Bidang Humas Poldasu dan meminta pihak pimpinan massa dari DPW SIAP Sumut untuk membuat pengaduan terkait penyerobotan.
“Kami minta kepada perwakilan massa ini untuk membuat pengaduan tentang hal ini, kami akan melakukan pendampingan, biar ada tindak lanjutnya tentang hal ini, ” ujar H Simanjuntak yang disambut sorak “hidup polisi” olah massa pengunjuk rasa.
Massa pengunjuk rasa kemudian membubarkan diri dan melanjutkan unjuk rasa ke kantor BPN Medan.
Comments are closed.