Jelang Berakhir Kerja, Anggota DPRD Medan Padatkan Agenda

MEDAN, Eksisnews.com –  Jelang berakhirnya masa kerja kalangan anggota DPRD Medan benar-benar mengejar target untuk perjalanan dinas hingga melaksanakan kegiatan sosialisasi peraturan daerah (Perda) sebelum dimulainya jadwal.

Dari amatan wartawan di Gedung DPRD Kota Medan sejak tanggal 19 -22 Agustus sejumlah agenda paripurna tampak kosong.

Bahkan saat adanya pelaksanaan paripurna ditanggal 21 Agustus salah satu anggota DPRD Medan tidak hadir,tapi justru melaksanakan sosialisasi Perda disore hari pada hal jadwal sendiri sudah ditetapkan ditanggal 27 Agustus.

Tidak hanya itu, dari beberapa kali purna digelar kalangan wakil rakyat sudah meninggalkan ruangan paripurna untuk melakukan perjalanan dinas. Sebaliknya ada beberapa kalangan anggota DPRD Medan yang sudah melakukan perjalanan dinas kembali melakukan perjalanan dihari berikutnya.

Dibalik perjalanan dinas tersebut ada juga memanfaatkan agenda untuk kegiatan lainnya. Salah satunya yang dimiliki catatan wartawan adanya perjalanan dinas salah satu anggota DPRD Medan ke Malang.

Ternyata dikota tersebut anggota DPRD Medan tersebut menghadiri kongres konsultan pajak.

Menyingkapi akan hal ini,Direktur Eksekutif Forum Indonesia Untuk Transparansi (Fitra) Sumatera Utara, Rurita Ningrum kepada wartawan, Minggu (25/8/2019) tegas menyatakan agar kalangan wakil rakyat tidak memanfaatkan jabatan yang dimiliki.

” Dimasa akhir tugas kita akui kalangan anggota DPRD Medan  masing-masing memang memiliki agenda jadwal yang padat.Terlepas dari tujuan masing-masing anggota DPRD Medan tapi harus mengutamakan integeritas dan akuntabilitas atas kinerjanya jangan aji mumpung dengan memanfaatkan fasilitas yang dimilikinya sebagai wakil rakyat untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Sambung,Rurita bahwa memang banyak anggota wakil rakyat memadatkan aktivitasnya demi mengejar Surat Perintah Perjalanan Dinas ( SPPD). ” Jadi sudah sangat jelas sekali dengan langkah yang dilakukan kalangan anggota DPRD Medan itu hanya mengejar uang perjalanan dinas terutama kalangan anggota DPRD Medan yang sudah tidak terpilih lagi diperiode berikutnya.Inilah masa-masa terakhir menikmati fasilitas yang diberikan dari pajak rakyat ,” tegasnya.

Namun, tegasnya pihaknya mengingatkan agar Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI agar memeriksa secara teliti seluruh perjalan dinas kalangan anggota DPRD Medan.

” Kita berharap agar BPK RI dapat dengan teliti dan cermat melakukan pemeriksaan perjalanan dinas yang dilakukan kalangan wakil rakyat.Apabila tidak tepat tujuan dan sasaran  pihak BPK dapat memberikan sanksi terhadap kesalahan administrasi yang mungkin  menjadi temuan tim BPK,” pungkasnya.(ENC-2)

Comments are closed.