MEDAN, Eksisnews.com – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang hartanto,SH,SIK,MSi pimpin apel penandatanganan kontrak kerja yang dilaksanakan di halaman Apel Satlantas Polrestabes Medan Jalan Arif Lubis No 1 Medan, Senin (24/12/ 2018)
Kegiatan ini juga dihadiri Waka Polrestabes Medan Akbp Rudi Rifani,SIK, Kabag Sumda Polrestabes Medan Akbp Dorma Purba,S.Pd, Kasat Lantas Polrestabes Medan Akbp Juliani Prihartini,SIK,MH, Kasat Reskrim Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,MH, Kasiwas Polrestabes Medan Kompol Muslim,SH, Kasi Propam Kompol Rokhmat, Wakasat Lantas Kompol Efendy Sirait, Personel Sat Lantas Polrestabes Medan dan Personel Provost Polrestabes Medan.
Kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan komandan apel, penandatanganan surat kontrak kerja, amanat Kapolrestabes Medan, pembacaan Dldoa dan foto bersama.
Dadang Hartanto, mengatakan penandatangan kontrak kerja ini terutama pelayanan SIM adalah merupakan salah satu fokus perhatian dari semua pihak terkait.
“Predikat kita mendapatkan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang semula kita mendapat WBK dan tgl 11 Desember 2018 kemaren kita mendapat WBBM,” jelas Dadang.
“Seluruh anggota harus mengetahui, terutama memberikan pelayanan SIM, jelas WBK tidak ada pungli, korupsi dan penyimpangan, sedangkan di WBBM menyeluruh, yaitu tidak ada uang tambahan dan tidak ada lagi orang mengeluh tentang pelayanan seperti lamanya, fasilitasnya dan sikap perilaku,” tambahnya.
WBBM ini kata Kapolrestabes Medan tersebut adalah tanggung jawab bersama. “Konsekwensinya WBBM kita mendapatkan kenaikan tunkin. Mari kita jaga WBBM ini tidak terjadi penyimpangan pelayan dan praktek SIM karena ini menjadi sorotan Kemenpan RB, KPK pimpinan Polri dan masyarakat.
“Saya tidak ingin ada anggota yang menjadi korban dan tidak terjadi di pelayanan kita. Masalah kursus mengemudi dengan pelayanan kepolisian itu berbeda, tidak ada hubungan dengan kepolisian.
Masyarakat banyak tidak memahami hal tersebut. Kalau dia belajar sendiri tes uji lulus Alhamdulillah karena memang kemampuan dia.
Kita juga memberikan pelayanan dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam berkendaraan. wajib dilakukan sehingga dia tahu ada aturan tentang berlalu lintas.
Kita harus menjaga pelayanan SIM ini dan konsolidasikan, bangun komunikasi untuk benar menjalankan pelayanan SIM ini dengan baik.
Perubahan akan kita lakukan sedikit demi sedikit tapi maju terus karena perubahan tidak bisa secara drastis tapi harus dimulai dari sekarang.
Kita semua menjaganya, ini suatu kebanggan Polrestabes Medan mendapatkan WBBM .Saya yakin kita optimis dan bisa menjaganya,” ringkasnya. (Bucos)

Comments are closed.