Kasatpol PP Disiram Minyak Panas PKL Elisabeth, DPRD Medan Merespon
MEDAN, Eksisnews.com – Penyiraman minyak panas yang dilakukan oknum pedagang kaki lima (PKL) di Jalan H Misbah/Warkop Elisabeth terhadap Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan mengundang perhatian serius anggota DPRD Medan. Karena yang dilakukan oknum pedagang tersebut merupakan aksi yang brutal dan anarkis terhadap petugas penegak perda.
“Ini sudah tindakan brutal dan anarkis. Harus dipahami bahwa Satpol PP merupakan aparat penegak Perda,” jelas Wakil Ketua Komisi I DPRD Medan, Muhammad Nasir kepada wartawan di Medan, Rabu (07/08/2019).
Politisi PKS ini mengharapkan para pedagang mengikuti aturan Perda, sementara terkait protes terhadap penertiban hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang lebih baik.
“Pedagang jangan anarkis. Satpol PP menjalankan tugasnya, tindakan anarkis tidak bisa dibenarkan,” jelasnya.
Terkait persoalan ini, Politisi asal Medan Utara ini mendukung Satpol PP untuk melaporkan kasus penyiraman ini ke pihak berwajib. “Ini sudah penyerangan, kita menyarankan untuk melaporkannya kepad apihak yang berwajib,” jelasnya.
Nasir memahami, penanganan tentang larangan pedagang menggunakan pasilitas umum di Kota Medan ini memang sangat tidak mudah, karena ada indikasi para pedagang di bekcup oleh orang orang tertentu.
“Kami meminta kepada seluruh para pedagang di manapun berada jika ada penertiban yang dilakukan Satpol PP hendaknya dipatuhi agar tidak terjadi insiden buruk di kedua belah pihak,” ucapnya.
Pihaknya juga kecewa dengan tidak berfungsinya aparat di tingkat dasar Seperti Kepling, Lurah dan Trantib di Kecamatan yang harus sedari awal sudah melakukan langkah langkah sehingga tidak terjadi pembiaran. “Ada Apa sebenarnya?,”
Atas kejadian ini, memintakepada Walikota HT Dzulmi Eldin, S.MS.I untuk juga proaktif melakukan sidak dan menciptakan suasana humanis sesuai dengan komitemen awal menjadikan ‘Medan Rumah Kita’.(ENC-2)
Comments are closed.