Kegiatan Berbasis Kerakyatan Antara Komunitas Anak Melayu Serdang dan Tokoh PP di Bandar Klippa

EKSISNEWS.COM, Perut Sei Tuan – Menyikapi Perkembangan kompetisi global dan regional, organisasi Pemuda Pancasila (PP) selain harus dapat membentengi diri dari pengaruh budaya yang merusak diri, tapi juga harus mampu membangun diri serta berperan serta memberikan kontribusi dan menjadi penggerak pembangunan di daerahnya.

Hal tersebut diungkapkan saat diskusi dan sharing antara Pengurus Komunitas Anak Melayu Serdang Fadli Kaukibi dan Hermansyah (Maleo) dengan tokoh Pemuda Pancasila di Desa B.Klippa Teguh dan Johan di Desa B.Klippa/Desa Amplas Kec Percut Sei Tuan pada Rabu (19/08/2020).

“Saat ini kita harus bisa fleksible dalam membangun komunikasi untuk bisa bekerjasama serta memberikan kontribusi dengan berbagai elemen yang ada di masyarakat dalam pembangunan di daerah,” ujar Ketua Komunitas Anak Melayu Serdang Fadli Kaukibi di lokasi pembangunan rumah murah bagi masyarakat kecil dan menengah.

Menurut Fadli, modal utamanya adalah sikap mental, etos serta disiplin. “Karena hal itu yang menjadi di antara variable kita di sebut profesional dalam bekerja,” sebutnya.

Melihat realitas sosial dalam kehidupan yang saat ini, kata Fadli, menghadapi wabah covid-19 ini dibutuhkan ketenangan dan tidak panik, yakin sikap profesional akan bisa menghadapi kondisi kini dan kedepannya.

“Diskusi dan kerjasama untuk membangun rumah murah type 50 dan type 60 seharga Rp 65 juta sampai dengan 115 juta perunit tanpa bunga sangat mendesak di lakukan guna untuk mengatasi krisis kepemilikan pemukiman bagi masyarakat kecil-menengah di Sumut, khususnya Medan dan Deli Serdang,” jelasnya.

“Sharing dan diskusi serta kerjasama dalam pembangunan rumah murah guna mengatasi krisis kepemilikan rumah bagi masyarakat kecil menengah di Medan-Deli Serdang.
Pemuda harus profesional untuk bisa berperan serta bagi pembangunan masyarakat di daerah,” ujar Teguh menimpali ucapan Fadli.(ENC-Cok)

 

.

Comments are closed.